Ini 5 Kelemahan Tunggal Putri di Mata Rionny Mainaky

Reky Kalumata | Arief Apriadi
Ini 5 Kelemahan Tunggal Putri di Mata Rionny Mainaky
Pelatih anyar tunggal putri Indonesia, Rionny Mainaky, di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Dua tunggal putri Indonesia langsung tersingkir di babak pertama Malaysia Open 2019

Suara.com - Dua tunggal putri Indonesia yang tampil di Malaysia Open 2019 langsung tersingkir di babak pertama. Rionny Mainaky selaku pelatih mengaku sudah mengantongi kelemahan anak latihnya.

Sektor tunggal putri mengirim Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani. Kedua pemain datang ke Kuala Lumpur dengan motivasi tinggi, setelah PBSI resmi menunjuk Rionny sebagai pelatih baru mereka.

Namun, hasil berkata lain. Gregoria dikalahkan Ratchanok Intanon (Thailand), sementara Fitriani harus terhenti ditangan wakil Korea Selatan, Sung Ji Hyun.

Rionny yang baru resmi melatih sektor tunggal putri PBSI pada 1 April 2019 lalu, mengatakan jika masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan skuat tunggal putri.

Pelatih anyar sektor tunggal putri Indonesia, Rionny Mainaky. [Dok. PBSI]
Pelatih anyar sektor tunggal putri Indonesia, Rionny Mainaky. [Dok. PBSI]

Setelah gelaran Malaysia Open 2019, setidaknya Rionny telah mengantongi lima kelemahan yang yang harus segera diperbaiki Gregoria Marsika dan kawan-kawan. Hal itu antara lain, pola permainan, keahlian membaca situasi, kecepatan, stamina, dan fisik.

"Yang kurang dari mereka itu masih ragu mau main pola menyerang dulu atau bertahan, rally baru menekan lawan. Jadi ada beberapa pengembalian bola tanggung bisa di antisipasi lawan, tapi mereka kurang siap," ujar Rionny Mainaky saat dihubungi Suara.com, Rabu (3/4/2019) malam WIB.

"Mereka juga harus mempelajari kondisi, situasi dan suasana lapangan pertandingan, agar mainnya bisa lepas dan maksimal," sambungnya.

Setelah Malaysia Open 2019, Gregoria dan Fitriani akan melanjutkan pertandingan ke Singapore Open 2019. Pada turnamen yang akan berlangsung pada 9-14 April 2019 itu, Ruselli Hartawan akan turut bergabung bersama skuat tunggal putri.

Rionny menjelaskan jika telah menyiapkan beberapa program latihan singkat untuk memperbaiki penampilan skuat ganda putri, selain maslalah pola permainan, dan keahlian membaca situasi.

“Yang jelas besok sampai menjelang Singapore Open akan ada latihan lagi untuk mempersiapkan diri. Yang kurang-kurang harus ditambahi, seperti speed stamina, dan tambah fisik sedikit lagi,” tutur Rionny.

"Kalau fisik baik pasti lebih percaya diri, tinggal mengontrol permainan," sambungnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS