Semifinal ABL: CLS Knights Enggan Remehkan Mono Vampire

RR Ukirsari Manggalani | Arief Apriadi
Semifinal ABL: CLS Knights Enggan Remehkan Mono Vampire
Pemain impor CLS Knights Indonesia, Douglas Herring Jr coba melewati hadangan para pemain Saigon Heat di laga ketiga play-off ABL 2018/2019 di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu (7/4/2019) malam. [Dok. CLS Knights]

Pelatih CLS Knights sebutkan Mono Vampire semakin padu dan sukses kalahkan tim atas.

Suara.com - BTN CLS Knights Indonesia akan menghadapi wakil Thailand, Mono Vampire di semifinal ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019. Brandon Jawato dan kolega diminta untuk tak meremehkan sang lawan.

Hal itu diungkapkan pelatih CLS Knights, Brian Maurice Rowsom setelah mengantarkan timnya lolos ke semifinal usai menang 68-56 atas Saigon Heat di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu (7/4/2019).

"Mereka tim bagus dan semakin padu, pantang bagi kami untuk meremehkan Mono Vampire,” ujar Brian Maurice Rowsom dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (8/4/2019).

Pernyataan Brian Maurice Rowsom bukan tanpa dasar. Hal itu merujuk hasil impresif yang ditorehkan klub basket asal Thailand itu pada babak play-off.

Mono Vampire yang terseok-seok di musim reguler dengan hanya menempati peringkat ke-delapan atau batas akhir play-off, sukses menumbangkan tim peringkat pertama, Formosa Dreamers.

Tak tanggung-tanggung, klub yang dinakhodai Douglas Clark Marty itu tampil luar biasa hingga menyingkirkan Formosa Dreamers dalam dua game langsung.

CLS Knights Indonesia mengakhiri paceklik kemenangan di ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019 usai menundukan perlawanan klub Thailand, Mono Vampire 80-75 di GOR Kertajaya, Surabaya, Rabu (12/12/2018) malam WIB. [Dok. CLS Knights Indonesia]
CLS Knights Indonesia mengakhiri paceklik kemenangan di ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019 usai menundukan perlawanan klub Thailand, Mono Vampire 80-75 di GOR Kertajaya, Surabaya, Rabu (12/12/2018) malam WIB. [Dok. CLS Knights Indonesia]

Selain itu, Mono Vampire juga merupakan finalis ABL musim lalu. Mereka bertarung ketat dengan San Miguel Alab Pilipinas di partai puncak sebelum akhirnya kalah 2-3.

Melihat data ini, Brian Maurice Rowsom meminta anak latihnya untuk memperbaiki diri, khususnya dalam sisi penyerangan. Saat mengalahkan Saigon Heat, ketajaman Brandon Jawato dan kawan-kawan mencetak angka dinilai masih kurang tajam.

"Melawan Mono Vampire (dua minggu mendatang) kami harus fokus kepada pemain inti mereka dan kami harus lebih bemain cepat," pungkasnya.

Laga semifinal antara CLS Knights Indonesia menghadapi Mono Vampire akan berlangsung pada Minggu (21/4/2019) dan Rabu (24/4/2019). Jika kedudukan imbang 1-1, laga penentuan akan dimainkan pada Minggu (28/4/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS