Karakter Sirkuit Berbeda, Tim Mercedes Bisa Jiper Juga

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 06 Juni 2019 | 10:00 WIB
Karakter Sirkuit Berbeda, Tim Mercedes Bisa Jiper Juga
Salut Gilles, tertulis di Sirkuit F1 Gilles Villeneuve. Sebuah cara dunia F1 mengenang driver mereka yang wafat di Sirkuit Zolder, Belgia [Shutterstock].

Suara.com - Akhir pekan nanti, sirkus balap jet darat atau Formula One (F1) akan menjelajah Benua Amerika. Yup, tepatnya dalam gelaran F1 GP Kanada 2019. Dan tak dinyana, laga yang akan dilangsungkan di Sirkuit Gilles Villeneuve ini bisa menghadirkan kekhawatiran tersendiri bagi seorang pimpinan tim seperti Toto Wolff dari Mercedes.

Bos tim Mercedes F1, Toto Wolff (tengah), bersama kedua pebalapnya Valtteri Bottas (kiri) dan Lewis Hamilton. [AFP/Justin Tallis]
Bos tim Mercedes F1, Toto Wolff (tengah), bersama kedua pebalapnya Valtteri Bottas (kiri) dan Lewis Hamilton. [AFP/Justin Tallis]

Dikutip dari kantor berita Antara, di seri ketujuh dari rangkaian F1 musim 2019 ini, Toto Wolff menyebutkan bahwa kemenangan yang telah direbut oleh jet darat W10 Mercedes sebelum dilangsungkan F1 GP Kanada 2019 terjadi di sirkuit berkarakter tikungan cepat dan downforce tinggi. Termasuk seri F1 GP China dan Monako.

Sementara Sirkuit Gilles Villeneuve yang berada di Montreal memiliki tikungan lambat atau chicane.

"Kami mulai melihat dengan jelas kekuatan dan kelemahan tunggangan tim kami," papar Toto Wolff seperti dikutip kantor berita Antara dari Formula 1, Rabu (5/6/2019).

"Di enam balapan sebelumnya, kami sangat kuat di tikungan namun kehilangan banyak waktu di lintasan lurus. Sehingga GP Kanada akan menjadi tantangan sangat besar bagi kami, dengan karakteristik trek bisa menguntungkan lawan kami," imbuhnya.

Dalam balapan F1 GP Kanada nantinya, Toto Wolff menganggap bahwa Ferrari akan lebih unggul di lintasan lurus berkat power lebih melimpah. Dan secara statistik, di F1 GP Bahrain, Ferrari ternyata unggul setengah detik di setiap lintasan lurus dibandingkan Mercedes.

Berbincang soal power sendiri, Montreal, Kanada, di mana balap F1 dipentaskan pada seri ketujuh dari total hajatan F1 sebanyak 21 kali bisa dijadikan titik tolak pemasangan power unit atau pemasok tenaga. Pasalnya, aturan F1 tahun ini membolehkan tiap driver memakai tiga mesin tanpa dikenai penalti.

Bila tim Mercedes mengganti power unit dengan yang baru, maka timing akan tepat. seperti Honda mencobanya di F1 GP Baku, sementara Renault dan Ferrari menjajal di F1 GP Spanyol.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niki Lauda Berpulang, Ini Warisannya Soal Semangat Hidup dan Balap

Niki Lauda Berpulang, Ini Warisannya Soal Semangat Hidup dan Balap

Sport | Rabu, 22 Mei 2019 | 07:00 WIB

Dua Driver Bersaing, Bos Mercedes Teringat Era Hamilton - Rosberg

Dua Driver Bersaing, Bos Mercedes Teringat Era Hamilton - Rosberg

Sport | Selasa, 30 April 2019 | 11:45 WIB

Kembali Mengulang Finis 1-2 di F1 GP Azerbaijan, Mercedes Ukir Sejarah

Kembali Mengulang Finis 1-2 di F1 GP Azerbaijan, Mercedes Ukir Sejarah

Sport | Selasa, 30 April 2019 | 10:25 WIB

Terkini

Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir

Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:57 WIB

Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026

Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:49 WIB

Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko

Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:46 WIB

Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026

Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:42 WIB

Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026

Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:39 WIB

Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1

Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:31 WIB

MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026

MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:25 WIB

Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras

Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:09 WIB

Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026

Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:42 WIB

Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia

Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:57 WIB