Kembali Mengulang Finis 1-2 di F1 GP Azerbaijan, Mercedes Ukir Sejarah

Selasa, 30 April 2019 | 10:25 WIB
Kembali Mengulang Finis 1-2 di F1 GP Azerbaijan, Mercedes Ukir Sejarah
Start F1 GP Azerbaijan 2019 di sirkuit jalan raya Baku, ibu kota Azerbaijan [AFP/Alexander Nemenov].

Suara.com - Dominasi tim Mercedes di empat seri perdana Formula One (F1) 2019 membuahkan sejarah baru dalam kompetisi balap single seater paling bergengsi di kolong langit ini.

Sebelum mengaspal di sirkuit jalan raya Baku, Azerbaijan, Mercedes telah menyamai rekor tim Williams yang berhasil mengantarkan dua pebalapnya finis 1-2 di tiga seri pembuka F1.

Kini, setelah Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton kembali mendominasi balapan, alias finis 1-2 di GP Azerbaijan 2019, tim berjuluk The Silver Arrows itu sukses mengukir sejarah yang mungkin akan sulit diulangi tim manapun.

Keberhasilan finis 1-2 di GP Azerbaijan 2019 tadi telah menjadikan Mercedes sebagai tim pertama yang berhasil membawa dua pebalapnya meraih podium pertama dan kedua di empat seri pembuka sejak F1 pertama kali bergulir pada 1950.

Valtteri Bottas sukses memenangi seri keempat Formula One (F1) 2019 alias Grand Prix Azerbaijan yang berlangsung di Sirkuit Jalanan Baku, Minggu (28/4/2019).
Valtteri Bottas sukses memenangi seri keempat Formula One (F1) 2019 Grand Prix Azerbaijan yang berlangsung di sirkuit jalan raya Baku, Minggu (28/4/2019) [AFP].

Bos Mercedes, Toto Wolff menyambut baik hasil positif yang diraih Bottas dan Hamilton di awal musim 2019. Meski begitu, pencapaian ini disebutnya tak otomatis membuat Mercedes lebih unggul dari rival-rivalnya.

"Di sirkuit jalan raya Baku, Ferrari tampil baik, sementara kami tak terlalu bagus. Secara keseluruhan, tak ada perubahan (dalam persaingan). Ferrari masih menjadi protagonis (lakon pesaing, Red), namun empat seri pembuka bisa finis 1-2 merupakan sanjungan bagi kami," ujar Toto Wolff seperti dilansir Motorsport, Selasa (30/4/2019).

Sebelum balapan GP Azerbaijan 2019 dimulai, Wolff sempat menyebut jika Ferrari akan menjadi favorit peraih podium tertinggi. Hal itu didasari dari bagusnya performa Charles Leclerc di sesi latihan bebas dan kualifikasi.

Melihat fakta jika Ferrari sejatinya masih menjadi rival terdekat Mercedes, Wolff enggan merasa puas dengan hasil mulus yang diraih timnya di awal musim ini. Lewis Hamilton, Valterri Bottas dan para kru disebutnya harus tetap fokus karena kompetisi masih amat panjang.

"Anda bisa saja mengatakan bahwa kami harus berhenti memikirkan hal-hal ini (khawatir dengan para pesaing, Red) karena telah meraih empat kemenangan beruntun," tutur Wolff.

Baca Juga: Eddy Riwanto Meninggal Usai Jadi Imam Salat Asar

"Akan tetapi, berdasarkan pola pikir kami (hasil) itu masih terlalu jauh. Kami percaya masih banyak hal yang harus kami ketahui dan perbaiki agar menjadi lebih baik lagi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI