Alberto Puig Puji Motivasi Jorge Lorenzo di Periode Sulit

Reky Kalumata | Arief Apriadi
Alberto Puig Puji Motivasi Jorge Lorenzo di Periode Sulit
Pebalap anyar Repsol Honda, Jorge Lorenzo, menghadiri konferensi pers jelang bergulirnya MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, Kamis (7/3/2019). [AFP/Karim Jaafar]

Lorenzo memutuskan ke Jepang setelah kembali mendapatkan hasil buruk pada balapan di MotoGP Italia 2019

Suara.com - Jorge Lorenzo tengah berada di periode sulit dalam kariernya bersama tim Repsol Honda. Meski begitu, pebalap Spanyol mendapat pujian karena tetap termotivasi untuk mencari solusi terbaik.

Lorenzo memutuskan untuk terbang ke Jepang setelah kembali mendapatkan hasil buruk pada balapan di MotoGP Italia 2019, Minggu (2/5/2019).

Kedatangannya ke Negeri Sakura tak lain untuk berinteraksi langsung dengan teknisi tim Repsol Honda, demi menemukan solusi dari masalah motor RC213V miliknya.

Inisiatif Lorenzo itu mendapat pujian dari Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig. Ia menilai peraih tiga gelar juara dunia MotoGP itu masih punya motivasi tinggi meski tengah dalam situasi terpuruk.

Pebalap anyar Repsol Honda, Jorge Lorenzo, saat menjalani balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (10/3/2019). [AFP/Karim Jaafar]
Pebalap anyar Repsol Honda, Jorge Lorenzo, saat menjalani balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (10/3/2019). [AFP/Karim Jaafar]

"Dia tetap fokus dan tetap termotivasi, dan itu penting," ujar Alberto Puig seperti dilansir dari Crash, Kamis (6/6/2019).

"Serta penting juga untuk memeriksa kemajuan yang kita buat dalam aspek mesin di lintasan Ducati (Sirkuit Mugello), yang memiliki karakter kuat dan cepat," sambungnya.

Puig menjelaskan jika kedatangan Lorenzo ke Jepang salah satunya untuk memperbaiki masalah ergonomi pada motor RC213V yang hingga kini masih dinilai tak selaras dengan gaya balap sang rider.

Ia berahrap Lorenzo bisa terus berjuang, dan segera menemukan setingan motor terbaik, sehingga bisa kembali tampil cepat selayaknya di Yamaha dan periode terakhirnya di Ducati.

"Jorge masih berjuang, dia perlu menemukan kompromi dengan motoronya. Dan hal itu perlu terus dikerjakan," pungkasnya.

Selama kedatangannya ke paddock Honda pada awal musim, Lorenzo tak pernah benar-benar bisa memberikan kesan positif bagi pabrikan Jepang tersebut.

Di enam seri awal MotoGP 2019, rider berjuluk X-Fuera itu bahkan tak sekalipun berhasil finis dalam posisi 10 besar.

Hasil itu membuatnya kini tercecer di peringkat 14 klasemen sementara perebutan juara dunia, dengan raihan 19 poin, atau terpaut 96 poin dari rekan satu timnya, Marc Marquez yang berdiri kokoh di posisi puncak.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS