Cuma Bisa Finis Dua dari Enam kali Balapan MotoGP, Begini Kata Bagnaia

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Cuma Bisa Finis Dua dari Enam kali Balapan MotoGP, Begini Kata Bagnaia
Pebalap veteran Valentino Rossi (tengah) bersama dua anak didiknya yang kini jadi pesaingnya di MotoGP 2019, Franco Morbidelli (kiri) dan Francesco Bagnaia. [AFP/Giuseppe Cacace]

Apa kata pembalap debutan musim ini tersebut?

Suara.com - Pendatang baru MotoGP musim ini sekaligus tandem Jack Miller, Francesco Bagnaia mengalami pencapaian yang buruk, walaupun mungkin bisa dimaklumi sebagai pembalap pemula.

Dalam enam seri balapan MotoGP yang telah digelar, juara Moto2 musim lalu tersebut cuma bisa berhasil dua kali finis, sementara empat sisanya dia terus mengalami DNF.

Walaupun demikian, dari keenam balapan tersebut, Francesco Bagnaia berhasil mendulang 9 poin dan nongkrong di urutan 18 klasemen sementara MotoGP.

Pebalap Alma Pramac Racing, Francesco Bagnaia, berpose di markas sekolah balap milik Valentino Rossi, VR46 Academy, di Tavullia, Italia, Selasa (29/1/2019). [AFP/Miguel Medina]
Pebalap Alma Pramac Racing, Francesco Bagnaia, berpose di markas sekolah balap milik Valentino Rossi, VR46 Academy, di Tavullia, Italia, Selasa (29/1/2019). [AFP/Miguel Medina]

Terkait seringnya pembalap Italia tersebut mengalami apes, pembalap yang akrab dipanggil Pecco ini akhirnya angkat bicara.

Menurutnya walaupun sering gagal finis, apalagi setelah terjatuh di depan publik sendiri di GP Italia lalu, Pecco merasa yang harus ia lakukan hanyalah fokus.

"Malu rasanya tidak bisa finis, tujuan kami adalah unutk tetap di 10 besar. Namun saya tetap puas karena tiga balapan sebelumnya kami membuat perkembangan yang bagus." pungkasnya secara singkat, dikutip dari Crash (11/6).

Selanjutnya, pembalap tim Pramac Ducati tersebut akan melawat ke GP Barcelona yang akan digelar akhir pekan ini. Mampukah ia membuat kejutan?

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS