Sepekan Jelang Indonesia Open 2019, Sektor Tunggal Putra Klaim Siap Tempur

Reky Kalumata | Arief Apriadi
Sepekan Jelang Indonesia Open 2019, Sektor Tunggal Putra Klaim Siap Tempur
Dua pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting (kanan) dan Jonatan Christie saat berlatih jelang menghadapi Denmark di laga kedua babak penyisihan Grup 1B Piala Sudirman 2019. [Dok. PBSI]

Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie lebih difokuskan untuk menjaga kondisi fisik.

Suara.com - Sektor tunggal putra Indonesia terus mempersiapkan diri jelang berlaga di Indonesia Open 2019. Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie diklaim telah dalam kondisi siap tempur.

Pelatih sektor tunggal putra PBSI, Hendry Saputra menjelaskan program latihan sepekan jelang Indonesia Open 2019 akan lebih banyak difokuskan untuk menjaga kondisi fisik.

Pelatih jebolan klub PB Tangkas itu tak mau persiapan matang yang telah berlangsung kurang lebih satu bulan, harus tersendat lantaran terserang penyakit atau cedera.

Pelatih Tunggal Putra Pelatnas PBSI, Hendry Saputra. [Humas PBSI]
Pelatih Tunggal Putra Pelatnas PBSI, Hendry Saputra. [Humas PBSI]

"Kita pokoknya sudah siap tempur. Satu minggu ini conditioning, dan ada sedikit pemantapan terkait pamahaman terkait lawan yang akan dihadapi," ujar Hendry Saputra di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

"Mudah-mudahan dalam minggu ini semua pemain, termasuk dari sektor lain bisa mendapat hasil terbaik. Kita harus lihat ke sana," sambungnya.

Sektor tunggal putra Indonesia sendiri mengirimkan tiga wakil ke Indonesia Open 2019. Selain Anthony dan Jonatan, satu lainnya adalah pemain non-pelatnas Tommy Sugiarto.

Khusus Jonatan dan Anthony yang merupakan ujung tombak skuat PBSI, mereka diharapkan bisa melaju sejauh mungkin pada turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.

Di babak pertama, Anthony akan menghadapi wakil China, Lu Guangzu. Sementara Jonatan bakal ditantang tunggal putra Denmark, Rasmus Gemke.

Indonesia Open 2019 akan berlangsung mulai 16-21 Juli 2019 di Istora Senayan, Jakarta.

Turnamen yang memperebutkan total hadiah 1,25 juta dolar AS (sekitar Rp 17,6 miliar) itu akan menjadi ajang pengumpul poin kualifikasi menuju Olimpiade 2020.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS