- Gloria Emanuelle Widjaja dan Hee Yong Kai terhenti di semifinal German Open 2026 setelah kalah dari pasangan Denmark.
- Gloria menilai ketenangan dan komunikasi di lapangan perlu ditingkatkan saat menghadapi tekanan besar.
- Meskipun terhenti, Gloria bersyukur mencapai semifinal meski performa tidak sesuai rencana awal mereka.
Suara.com - Atlet bulu tangkis Indonesia, Gloria Emanuelle Widjaja, mengambil pelajaran berharga usai langkahnya terhenti di semifinal German Open 2026.
Ia menilai ketenangan menjadi aspek yang harus ditingkatkan agar bisa tampil lebih baik dalam situasi penuh tekanan.
"Ke depan kami harus belajar lebih tenang lagi dalam situasi (penuh tekanan) seperti ini," kata Gloria Emanuelle Widjadja.
Gloria yang berduet dengan pebulu tangkis Singapura, Hee Yong Kai, harus mengakui keunggulan pasangan Denmark, Mads Vestergaard/Christine Busch, pada laga semifinal yang berlangsung di Westenergie Sporthalle, Jerman.
Meski gagal melaju ke partai puncak, Gloria tetap bersyukur mampu menembus babak empat besar. Namun, ia mengakui performa mereka tidak berjalan sesuai rencana.
"Rasanya di luar ekspektasi. Dibanding hari-hari sebelumnya, hari ini kami sedikit kurang santai dan kurang lepas saat bermain," katanya.
Ia menjelaskan, sepanjang pertandingan mereka kesulitan menemukan momentum untuk keluar dari tekanan lawan. Walaupun sudah berusaha maksimal, tekanan yang terus dirasakan membuat permainan tidak berkembang sebagaimana mestinya.
"Mungkin itu yang paling saya rasakan hari ini, kami kurang bisa menikmati pertandingan seperti sebelumnya," katanya.
Sebagai bahan evaluasi, Gloria menekankan pentingnya bermain lebih tenang saat menghadapi situasi sulit. Selain itu, ia menilai komunikasi di lapangan perlu diperkuat agar fokus tetap terjaga dan tidak mudah terbawa suasana.
Baca Juga: Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
"Konsistensi permainan juga harus lebih dijaga," katanya.
Sementara itu, Hee Yong Kai Terry menyebut mereka sudah mencoba menerapkan strategi berbeda dalam laga tersebut. Namun, kesalahan sendiri masih cukup sering terjadi. Ia juga mengakui lawan tampil solid dengan taktik efektif yang membuat mereka tertekan sepanjang pertandingan.
"Kami sulit keluar dari tekanan. Memang terasa berat hari ini, tapi ini jadi pelajaran buat kami untuk ke depannya," katanya.
(Antara)