Ini Sistem yang Diterapkan Toroman di Timnas Basket Indonesia

Syaiful Rachman, Arief Apriadi

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 23:24 WIB
Ini Sistem yang Diterapkan Toroman di Timnas Basket Indonesia
Pelatih Tim nasional (Timnas) basket Indonesia, Rajko Toroman di GBK Arena, Jakarta, Kamis (22/8/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Pelatih Tim nasional (Timnas) basket Indonesia, Rajko Toroman menyebut timnya akan menggunakan sistem permainan rumit. Hal itu dilakukan demi tampil kompetitif di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021.

Rajko Toroman tak menampik bahwa timnya masih kalah kelas dari calon lawan di grup A Kualifikasi Fiba Asia Cup 2021 yakni Filipina dan Korea Selatan.

Sementara menghadapi Thailand, skuat Merah Putih dinilai masih memiliki kans lebih besar untuk merebut kemenangan.

Sejak menggantikan posisi Wahyu Widayat Jati sebagai pelatih pada akhir Juli lalu, Toroman langsung menyuntikan sistem baru dalam tubuh skuat Garuda.

Dalam sesi latihan, Vincent Rivaldi Kosasih dan kawan-kawan 'dipaksa' mantan pelatih Filipina itu untuk memainkan sistem yang mengandalkan pergerakan bola cepat.

"Bisa saya bilang ini akan cukup sulit dilakukan oleh para pemain yang baru pertama mencoba sistem ini," ujar Rajko Toroman di GBK Arena, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Bukan tanpa alasan Toroman menerapkan sistem yang mengandalkan pergerakan tanpa bola yang begitu cepat.

Ia menyebut kualitas individu pebasket Merah Putih tidak istimewa. Sistem permainan yang rumit disebutnya akan lebih efektif dalam misi meraih kemenangan.

Pemain Tim nasional (Timnas) basket Indonesia berlatih di GBK Arena, Jakarta, Kamis (22/8/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pemain Tim nasional (Timnas) basket Indonesia berlatih di GBK Arena, Jakarta, Kamis (22/8/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Saya pikir itu sangat mustahil karena tidak banyak pemain (di Indonesia) yang bisa menciptakan kesempatan mencetak angka sendiri," beber pelatih yang suskes mengantarkan Iran lolos ke Olimpiade 2008 Beijing.

baca juga

"Itulah mengapa mereka harus bergerak, melakukan screen, mengalirkan bola, dan menunggu tim lawan melakukan kesalahan saat bertahan," sambungnya.

Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 sendiri akan bergulir dalam tiga tahap. Tahap pertama akan berlangsung pada 20-23 Februari 2020.

Sementara tahap kedua dan tiga berturut-turut akan berlangsung pada 27-30 November 2020 dan 18-21 Februari 2021.

Sebelum mengikuti ajang yang akan menentukan nasib Indonesia di FIBA World Cup 2023 itu, Timnas akan lebih dulu berjibaku dengan negara-negara Asia Tenggara di SEA Games 2019 November mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini

Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini

Sport | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:55 WIB

FIBA Tetapkan Dame Diagne sebagai Pemain Lokal di IBL, Boleh Perkuat Timnas Basket Indonesia

FIBA Tetapkan Dame Diagne sebagai Pemain Lokal di IBL, Boleh Perkuat Timnas Basket Indonesia

Sport | Minggu, 04 Januari 2026 | 08:32 WIB

Makna Natal Abraham Damar: Refleksi Perjuangan Berdarah-darah Demi Perunggu SEA Games 2025

Makna Natal Abraham Damar: Refleksi Perjuangan Berdarah-darah Demi Perunggu SEA Games 2025

Sport | Jum'at, 26 Desember 2025 | 08:45 WIB

Hancurkan Vietnam, Timnas Basket Indonesia Dipastikan Lolos ke Semifinal SEA Games 2025

Hancurkan Vietnam, Timnas Basket Indonesia Dipastikan Lolos ke Semifinal SEA Games 2025

Sport | Kamis, 18 Desember 2025 | 10:18 WIB

Pertandingan Sengit, Timnas Basket Indonesia Kalah Tipis dari Thailand di SEA Games 2025

Pertandingan Sengit, Timnas Basket Indonesia Kalah Tipis dari Thailand di SEA Games 2025

Sport | Senin, 15 Desember 2025 | 10:52 WIB

Kapten Timnas Basket Indonesia Sudah Tak Sabar Bertanding di SEA Games 2025

Kapten Timnas Basket Indonesia Sudah Tak Sabar Bertanding di SEA Games 2025

Sport | Selasa, 09 Desember 2025 | 07:27 WIB

Latihan Keras Terbayar! Timnas Basket Hadapi Jadwal Neraka SEA Games 2025: Bukan Hal Khawatir

Latihan Keras Terbayar! Timnas Basket Hadapi Jadwal Neraka SEA Games 2025: Bukan Hal Khawatir

Sport | Selasa, 25 November 2025 | 14:56 WIB

Jadwal Sadis SEA Games 2025, Timnas Basket Indonesia Enggan Mengeluh

Jadwal Sadis SEA Games 2025, Timnas Basket Indonesia Enggan Mengeluh

Sport | Selasa, 25 November 2025 | 14:31 WIB

Timnas Basket Indonesia Perkuat Chemistry di Australia, Prastawa: Tak Boleh Ada Kesalahan Lagi!

Timnas Basket Indonesia Perkuat Chemistry di Australia, Prastawa: Tak Boleh Ada Kesalahan Lagi!

Sport | Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:09 WIB

Persiapan SEA Games 2025, Timnas Basket Indonesia Berharap Hadapi Lawan Kuat di Australia

Persiapan SEA Games 2025, Timnas Basket Indonesia Berharap Hadapi Lawan Kuat di Australia

Sport | Selasa, 21 Oktober 2025 | 07:45 WIB

Terkini

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

×