Utak-atik Poin, Ini Alasan Mengapa Ducati Harus Tetap Ngotot di Sisa Musim

Dany Garjito | Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 19:30 WIB
Utak-atik Poin, Ini Alasan Mengapa Ducati Harus Tetap Ngotot di Sisa Musim
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (kiri), beradu cepat dengan rivalnya Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) pada balapan MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (11/8/2019). [AFP/Vladimir Simicek]

Suara.com - Pada MotoGP Thailand yang digelar pekan lalu (6/10/2019), pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez telah berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Padahal masih tersisa empat seri balapan pada kalender musim 2019, membuat sisa balapan tersebut terasa tak sepanas sebelumnya, apalagi bagi tim Ducati.

Seusai balapan di Sirkuit Buriram, Andrea Dovizioso dipastikan untuk mengakhiri perjuangannya untuk berburu gelar. Namun hal tersebut bukan berarti ia bisa bersantai.

Hal ini dikarenakan Ducati masih berpeluang untuk merusak pesta tim Honda, yakni dengan mencegah mereka untuk meraih tiga gelar sekaligus.

Saat ini, selain gelar juara dunia yang sudah pasti berada di genggaman Marc Marquez, Honda tengah berada di puncak klasemen konstruktor mesin dengan koleksi 331 poin, sementara di bawahnya ada Ducati dengan 254 poin.

Pebalap tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso, jelang mengikuti latihan bebas MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Sabtu (14/9/2019). [AFP/Marco Bertorello]
Pebalap tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso, jelang mengikuti latihan bebas MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Sabtu (14/9/2019). [AFP/Marco Bertorello]

Agar pesta Honda tak sempurna, Ducati masih bisa 'menikung' Honda untuk urusan klasemen tim di mana tim Ducati berada di puncak dengan koleksi 377 poin, di atas tim Repsol Honda yang telah memiliki 358 poin.

Tak cuma itu, dengan total sebanyak 100 poin yang masih bisa diperebutkan, bukan tidak mungkin bahwa posisi Andrea Dovizioso di tabel klasemen masih bisa digeser oleh para pesaingnya.

Mampukah Dovizioso dan kawan-kawan mengamankan sisa-sisa gelar yang masih bisa diraih Ducati?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Quartararo Berpeluang Kunci Dua Gelar MotoGP Musim Ini, Apa Saja?

Quartararo Berpeluang Kunci Dua Gelar MotoGP Musim Ini, Apa Saja?

Sport | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 14:21 WIB

Lagi-Lagi Bikin Kejutan, Johann Zarco Bakal Gabung Honda

Lagi-Lagi Bikin Kejutan, Johann Zarco Bakal Gabung Honda

Sport | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 11:12 WIB

Forcada: Gaya Balap Marquez Bertolak Belakang dengan Lorenzo

Forcada: Gaya Balap Marquez Bertolak Belakang dengan Lorenzo

Sport | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 13:05 WIB

Terkini

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB