Motor Suzuki Didiskualifikasi di MotoGP Jepang, Kenapa?

Galih Priatmojo, Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 16:34 WIB
Motor Suzuki Didiskualifikasi di MotoGP Jepang, Kenapa?
Sylvain Guintoli. (Twitter/@SylvainGuintoli)

Suara.com - Tim pabrikan Suzuki sedikit mendapat masalah pada balapan MotoGP Jepang yang digelar pada hari Minggu esok (20/10/2019).

Pasalnya motor mereka didiskualifikasi dan tidak diperbolehkan untuk mengikuti balapan yang digelar di Sirkuit Motegi tersebut.

Namun bukan motor milik Alex Rins maupun Joan Mir yang dipermasalahkan, namun motor pembalap uji coba mereka Sylvain Guintoli.

Dilansir dari Crash, motor tersebut dipermasalahkan lantaran motor yang digunakan pembalap asal Perancis tersebut menggunakan mesin Suzuki yang akan digunakan 2020 nanti.

Hal tersebut tentu bertentangan dengan salah satu aturan di MotoGP di mana setiap pembalap harus menggunakan mesin resmi yang digunakan tim tersebut, dalam hal ini, setiap pembalap wajib menggunakan mesin tahun 2019 yang telah disetujui oleh penyelenggara balap.

Sylvain Guintoli. (Twitter/@SylvainGuintoli)
Sylvain Guintoli. (Twitter/@SylvainGuintoli)

Aturan tersebut berlaku untuk semua pembalap, termasuk test rider yang menggunakan jatah wild card seperti Guintoli.

Walaupun demikian, setidaknya ia sempat menjadi pembalap tercepat kelima saat melakoni sesi latihan bebas ketiga MotoGP Jepang, yang mana merupakan pertanda bagus bagi tim tersebut.

Selain itu, aturan tersebut tidak berlaku bagi tim KTM dan Aprilia yang masih mendapat status konsesi, di mana mereka tidak dilarang untuk mengembangkan mesin pada pertengahan musim balapan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Kalah Beruntun, Sesmenpora: Luis Milla Tunggu Pinangan PSSI

Timnas Kalah Beruntun, Sesmenpora: Luis Milla Tunggu Pinangan PSSI

Bola | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 00:10 WIB

Top 5 Olahraga: Yamaha Tak Terbendung hingga Trek Balap Paling Mematikan

Top 5 Olahraga: Yamaha Tak Terbendung hingga Trek Balap Paling Mematikan

Sport | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 07:05 WIB

Berita Olahraga Pilihan: Rossi Sayangkan Keputusan Zarco

Berita Olahraga Pilihan: Rossi Sayangkan Keputusan Zarco

Sport | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 20:55 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×