Bikin Haru, Ini Pesan Sang Ayah kepada Edgar Sebelum Wafat Dini Hari Tadi

Rizki Nurmansyah
Bikin Haru, Ini Pesan Sang Ayah kepada Edgar Sebelum Wafat Dini Hari Tadi
Atlet Wushu Indonesia Edgar Xaier Marvelo saat tampil di nomor Chanquan Putra pada Asian Games 2018 di JEXPO, Kemayoran, Jakarta, Minggu (19/8). [Antara/INASGOC/ Gino F Hadi]

"Di sana papa pesan, apapun yang terjadi dengan papa aku enggak boleh berhenti wushu," kata Edgar sembari menitikkan air mata

Suara.com - Gejolak batin dialami atlet wushu Indonesia, Edgar Xavier Marvelo, dalam pertandingan SEA Games 2019. Di tengah konsentrasinya membawa nama negara, ia mendapat kabar duka.

Sang ayah, Lo Tjhiang Meng, meninggal dunia pada, Selasa (3/12/2019) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Meski tengah dalam kedukaan, Edgar tetap profesional dengan tampil maksimal.

Hasilnya ia berhasil meraih medali emas di nomor kombinasi Taolu Daoshu/Gunshu SEA Games 2019, Selasa (3/12).

Kesuksesan Edgar berlanjut di nomor Duilian. Bersama kedua kompatriotnya, Harris Horatius dan Seraf Naro Siregar, mereka memperagakan nomor duel dan keluar sebagai juara.

Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo menggigit medali setelah memenangi nomor gunshu putra SEA Games 2019 di gedung World Trade Center Manila, Filipina, Selasa (3/12). [Antara/Nyoman Budhiana]
Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo menggigit medali setelah memenangi nomor gunshu putra SEA Games 2019 di gedung World Trade Center Manila, Filipina, Selasa (3/12). [Antara/Nyoman Budhiana]

Trio wushu Indonesia itu mengumpulkan 9,54 poin dari juri, mengungguli tim Brunei Darussalam yang meraih perak dengan 9,50 poin dan Filipina di peringkat tiga dengan 9,49 poin.

Usai perlombaan cabang olahraga wushu SEA Games 2019 yang berakhir hari ini, Edgar pun menceritakan ketegarannya dan tampil maksimal.

Ia mengatakan teringat dengan pesan mendiang ayahnya sebelum wafat dini hari tadi bahwa dirinya agar terus berjuang di wushu.

Atlet wushu putra Indonesia Edgar Xavier tampil dalam final taolu daoshu/gunshu combine putra SEA Games 2019 di World Trade Center, Manila, Filipina, Senin (2/12). [Antara/Sigid Kurniawan]
Atlet wushu putra Indonesia Edgar Xavier tampil dalam final taolu daoshu/gunshu combine putra SEA Games 2019 di World Trade Center, Manila, Filipina, Senin (2/12). [Antara/Sigid Kurniawan]

"Waktu kejuaraan dunia (di Shanghai, China, Oktober lalu) papa juga masuk rumah sakit dan sempat melewati masa kritis," kata Edgar yang menjadi juara dunia wushu 2019 di nomor changquan, gunshu, dan duilian.

"Di sana papa pesan, apapun yang terjadi dengan papa aku enggak boleh berhenti wushu, harus terus melanjutkan wushu dan harus selalu ikut pertandingan yang ada."

"Dan saya hari ini hanya menjalankan apa yang papa pesan," ungkap Edgar sembari menitikkan air mata, dilansir dari Antara.

Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo (tengah) memperlihatkan medali bersama atlet Singapura Si Wei Jowen L (kiri) dan atlet Vietnam Xuan Hiep Tran seusai penganugerahan juara gunshu putra SEA Games 2019 di gedung World Trade Center Manila, Filipina, Selasa (3/12). [Antara/Nyoman Budhiana]
Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo (tengah) memperlihatkan medali bersama atlet Singapura Si Wei Jowen L (kiri) dan atlet Vietnam Xuan Hiep Tran seusai penganugerahan juara gunshu putra SEA Games 2019 di gedung World Trade Center Manila, Filipina, Selasa (3/12). [Antara/Nyoman Budhiana]

Edgar rencananya akan bertolak ke Indonesia Selasa siang. Namun karena Badai Kammuri sedang melanda wilayah Filipina, penerbangannya dibatalkan dan kemungkinan baru bisa berangkat Rabu pagi.

Jenazah ayahanda Edgar Xavier Marvelo saat ini disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS