Begini Kronologi Timnas Hoki Indonesia Dilarang Tampil di SEA Games 2019

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Kamis, 05 Desember 2019 | 16:17 WIB
Begini Kronologi Timnas Hoki Indonesia Dilarang Tampil di SEA Games 2019
Timnas Hoki Indonesia. [Dok. Ist]

Suara.com - Sekjen Federasi Hoki Indonesia (FHI), Yasser Arafat Suaidy menjelaskan kronologi terkait dilarangnya Timnas hoki Indonesia tampil di SEA Games 2019.

Yasser memaparkan bahwa FHI selaku federasi hoki yang diakui National Olympic Committe (NOC) Indonesia dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), telah mengikuti prosedur untuk bisa tampil di multievent dua tahunan itu.

"Awalnya cabor hoki itu tidak dikirimkan ke SEA Games 2019. Kemudian Federasi Hoki Filipina (PHA) minta kita ikut supaya NOC kita mendukung digelarnya hoki. Setelah komunikasi dengan NOC akhirnya hoki dipertandingkan," ujar Yasser saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

"Lalu terjadi entry by sport oleh NOC Indonesia. Sehingga terdaftar negara-negara yang ikut untuk cabor hoki. Indonesia sudah diterima, tidak ada masalah," sambungnya.

Dualisme Kepengurusan Hoki

Yasser mengaku sadar bahwa federasi hoki Tanah Air tengah mengalami dualisme.

Selain FHI, terdapat Persatuan Hoki Seluruh Indonesia (PHSI) yang hingga kini masih diakui oleh Federasi Hoki Internasional (FIH).

Kondisi itu, kata Yasser, sudah berhasil ditanggulangi dengan cara mendaftarkan Timnas hoki Indonesia ke SEA Games 2019 dengan menggunakan nama NOC Indonesia, bukan FHI selaku federasi.

Pada awalnya, proses pendaftaran Timnas hoki Indonesia ke Panitia Penyelenggara SEA Games 2019 (PHISGOC) berjalan lancar.

baca juga

Namun, jelang keberangkatan, isu dilarangnya Timnas hoki Indonesia bertanding pun merebak.

"Entry by name terakhir pada pertengahan November juga masih belum ada masalah. Akreditasi keluar. Artinya kita tinggal main," beber Yasser.

"Tapi saat tiket sudah terkonfirmasi, tinggal berangkat ke Filipina, muncul kabar itu (tidak boleh bemain)."

"Tapi NOC Indonesia terus mengurus masalah itu, pendekatan dan bersurat. Tapi saat kami sampai di sana, usaha itu tak digubris," sambungnya.

FHI, kata Yasser, mengaku heran dengan masalah tersebut. Pasalnya, prosedur serupa juga pernah dilakukan pihaknya saat tampil di Asian Games 2018.

Yasser menuding masalah dilarangnya Timnas hoki Indonesia tampil di SEA Games 2019 ada kaitannya dengan campur tangan PHSI. Kendati demikian itu masih sebatas spekulasi.

"Waktu main di Asian Games 2018 timbul tuh PHSI mengganggu keberadaan kami. Tapi saat itu ada ketegasan dari Komite Olimpiade Asia (OCA) bahwa ini mewakili NOC Indonesia, bukan FHI," beber Yasser.

"Kita berada di rules yang benar. Tinggal nanti kita benarkan di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS)," sambungnya.

Tak Beri Mandat

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum PHSI Raj Kumar Singh menjelaskan bahwa pihaknya tak memberi mandat atau surat rekomendasi kepada NOC Indonesia agar Timnas hoki Merah Putih tampil di SEA Games 2019.

Tanpa rekomendasi dari PHSI yang terdaftar sebagai anggota Federasi Hoki Internasional, Timnas hoki Merah Putih diklaim Kumar, tak akan bisa bertanding di SEA Games 2019, meski menggunakan nama NOC Indonesia.

Sebelum masalah ini muncul, Timnas hoki Indonesia sejatinya sudah tampil di tiga edisi SEA Games terakhir yakni 2013, 2015 dan 2017.

"Yang boleh bertanding di SEA Games 2019 adalah yang diakui Federasi Hoki Internasional. Dan yang diakui adalah kami, dan akan terus ke depannya," ujar Kumar saat dihubungi Suara.com, Kamis (5/12/2019).

"Dahulu mereka tak pakai nama FHI, tapi memakai nama NOC Indonesia. Tapi sekarang saya tidak memberikan mandat kepada NOC Indonesia."

"Ini semua (FHI) dimanjakan NOC Indonesia. Erick Thohir [mantan ketum NOC Indonesia 2015-2019) tak tahu peraturan segala macam, karena dia orang kaya saja," pungkas Kumar.

Lobi Penyelenggara SEA Games 2019

CdM Indonesia untuk SEA Games 2019, Harry Warganegara, di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
CdM Indonesia untuk SEA Games 2019, Harry Warganegara, di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Di lain pihak, Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk SEA Games 2019, Harry Warganegara mengatakan pihaknya masih terus melobi PHISGOC agar Timnas hoki Indonesia bisa bertanding.

Menurut Harry, meski jadwal pertandingan hoki telah berlangsung sejak, Rabu (4/12/2019), pihaknya tetap optimis Indonesia bisa bertanding asalkan lobi hari ini bisa diterima Filipina.

"Sekarang masih melobi. Kita masih bisa main kalau upaya lobi lolos hari ini. Keputusannya nanti malam," jelas Harry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah Dua Emas, Menembak Lampaui Target Medali Emas SEA Games 2019

Tambah Dua Emas, Menembak Lampaui Target Medali Emas SEA Games 2019

Sport | Kamis, 05 Desember 2019 | 15:18 WIB

Tak Ditargetkan, Aiman Cahyadi Rebut Emas Pertama Balap Sepeda Indonesia

Tak Ditargetkan, Aiman Cahyadi Rebut Emas Pertama Balap Sepeda Indonesia

Sport | Kamis, 05 Desember 2019 | 15:04 WIB

Soal Peta Persaingan di SEA Games 2019, Melati: Ketat Juga, Bedanya...

Soal Peta Persaingan di SEA Games 2019, Melati: Ketat Juga, Bedanya...

Sport | Kamis, 05 Desember 2019 | 10:10 WIB

Top 5 Olahraga: Indonesia Rajai Beregu Putra, Tim Hoki RI Dilarang Tampil

Top 5 Olahraga: Indonesia Rajai Beregu Putra, Tim Hoki RI Dilarang Tampil

Sport | Kamis, 05 Desember 2019 | 07:10 WIB

Fajar / Rian Gagal Sumbang Poin, Herry: Prediksi Saya Memang Kalah, Tapi...

Fajar / Rian Gagal Sumbang Poin, Herry: Prediksi Saya Memang Kalah, Tapi...

Sport | Rabu, 04 Desember 2019 | 19:26 WIB

Terkini

Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian

Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:24 WIB

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:22 WIB

Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government

Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:15 WIB

Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry

Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:10 WIB

Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat

Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:06 WIB

Kepala BGN Buka Suara Terkait Putusan MK, MBG Tetap Jalan Sesuai Rencana

Kepala BGN Buka Suara Terkait Putusan MK, MBG Tetap Jalan Sesuai Rencana

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:03 WIB

Pergantian Jitu John Herdman, Bawa Timnas Indonesia Tembus Tembok Timor Leste

Pergantian Jitu John Herdman, Bawa Timnas Indonesia Tembus Tembok Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:01 WIB

The Great Escape, Buku Bergambar tentang Keajaiban dan Kekacauan Saudara

The Great Escape, Buku Bergambar tentang Keajaiban dan Kekacauan Saudara

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:00 WIB

Penerapan B50 Dinilai Perlu Diiringi Reformasi Tata Kelola Biodiesel

Penerapan B50 Dinilai Perlu Diiringi Reformasi Tata Kelola Biodiesel

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:53 WIB

Suami Dilaporkan Kasus Perzinaan, Cut Keke Beri Respons Mengejutkan: Banyak Fitnahnya!

Suami Dilaporkan Kasus Perzinaan, Cut Keke Beri Respons Mengejutkan: Banyak Fitnahnya!

Entertainment | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:46 WIB

×