Tips Jenaka Legenda MotoGP untuk Hentikan Hegemoni Marc Marquez

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Jum'at, 27 Desember 2019 | 11:22 WIB
Tips Jenaka Legenda MotoGP untuk Hentikan Hegemoni Marc Marquez
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, merayakan keberhasilan meraih gelar juara dunia kedelapan sepanjang kariernya usai memenangi balapan seri terakhir MotoGP 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (17/11). [AFP/Pierre-Philippe Marcou]

Suara.com - Hegemoni Marc Marquez di kancah MotoGP seakan sangat sulit dipatahkan para pebalap lainnya. Pebalap Honda itu berhasil menggenggam enam gelar juara dunia sejak berkiprah di kelas para raja pada tahun 2013.

Satu-satunya kegagalan Marc Marquez menjadi juara dunia ialah di tahun 2015. Kala itu ia kalah bersaing dengan kompatriotnya dari Spanyol, Jorge Lorenzo, yang saat itu memperkuat tim Yamaha.

Namun, setelahnya dominasi pebalap berjuluk The Baby Alien itu makin sulit dibendung.

Dimulai dari Valentino Rossi yang menjadi rivalnya pada tahun 2016 juga tak kuasa menahan laju Marquez.

Berikutnya giliran pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, yang dibuat menjadi runner-up selama tiga musim berturut-turut di kancah MotoGP.

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (kiri), dan rider Ducati, Andrea Dovizioso, merayakan keberhasilan meraih podium kedua dan ketiga MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Minggu (2/6/2019). [AFP/Tiziana Fabi]
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (kiri), dan rider Ducati, Andrea Dovizioso, merayakan keberhasilan meraih podium kedua dan ketiga MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Minggu (2/6/2019). [AFP/Tiziana Fabi]

Kondisi ini pun membuat sejumlah tim berlomba-lomba untuk menciptakan motor yang lebih kompetitif demi mengakhiri hegemoni Marc Marquez pada MotoGP 2020.

Namun mampukah para tim itu benar-benar bisa mewujudkan misi tersebut?

Terkait hal ini, legenda MotoGP asal Italia, Giacomo Agostini, bahkan menyangsikannya. Ia justru memberikan tips jenaka untuk menghentikan dominasi Marquez di MotoGP.

Menurutnya, satu-satunya cara untuk mengalahkan Marc Marquez adalah dengan meminta izin kepada pebalap yang bersangkutan.

Baca Juga: 8 Atlet Indonesia Peraih Gelar Juara Dunia di 2019

Max Biaggi (kiri) dan Giacomo Agostini tengah berbincang dalam babak kualifikasi MotoGP di sirkuit Mugello, Italia, 1 Juni 2013 [AFP/Giuseppe Cacace].
Max Biaggi (kiri) dan Giacomo Agostini tengah berbincang dalam babak kualifikasi MotoGP di sirkuit Mugello, Italia, 1 Juni 2013 [AFP/Giuseppe Cacace].

"Ducati terus bekerja keras. Tentu, mereka ingin menang. Begitu juga dengan Honda dan Yamaha, termasuk pula Suzuki," kata Agostini dikutip dari Marca, Jumat (27/12/2019).

"Tapi hal terpenting adalah Anda harus bertanya kepada Marquez jika Ducati ingin menang. Anda harus minta izin kepada Marquez," lanjutnya.

"Anda bisa saja membuat motor yang lebih cepat dan lebih berteknologi daripada Honda. Tapi, hampir mustahil mengalahkan mereka, karena Honda pabrikan terbesar di dunia, dan mereka juga memiliki pebalap terhebat saat ini," pungkas juara dunia 15 kali tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI