alexametrics

Pebalap yang Tewas Sepanjang 2019, Salah Satunya dari Indonesia

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Pebalap yang Tewas Sepanjang 2019, Salah Satunya dari Indonesia
Pebalap Indonesia, Afridza Syach Munandar. [Antara]

Pebalap Indonesia, Afridza Munandar, meninggal dunia saat mengikuti Asia Talent Cup 2019 di Sirkuit Sepang.

Suara.com - Secanggih apapun perlengkapan yang digunakan para pebalap di era modern ini, kecelakaan tetap berada di daftar teratas yang sulit dihindari dunia balap.

Sepanjang tahun 2019, kondisi yang ditakutkan itu juga masih terus terjadi. Bahkan kecelakaan itu membuat beberapa pebalap harus meregang nyawa di lintasan.

Setidaknya terdapat empat pebalap yang harus kehilangan nyawa akibat mengalami kecelakaan pada kejuaraan yang diikutinya masing-masing.

Berikut rangkuma kaleidoskop 2019 terkait daftar 4 pebalap yang tewas di lintasan pada 2019:

Baca Juga: Top 5 Olahraga: Atlet Indonesia Jadi Juara Dunia, Amir Dibully Warganet

1. Anthoine Hubert

Sejumlah orang membubuhkan pernyataan duka cita atas meninggalnya pebalap Anthoine Hubert dalam kecelakaan pada balapan F2 Belgia 2019 di Sirkuit Spa, Sabtu (31/8). [AFP/Kenzo Tribouillard]
Sejumlah orang membubuhkan pernyataan duka cita atas meninggalnya pebalap Anthoine Hubert dalam kecelakaan pada balapan F2 Belgia 2019 di Sirkuit Spa, Sabtu (31/8). [AFP/Kenzo Tribouillard]

Pebalap Prancis, Antoine Hubert meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat mengikuti ajang Formula 2 (F2) GP Belgia di Sirkuit Spa Francorchamps, Sabtu (1/9/2019).

Hubert yang masih berusia 22 tahun, tewas setelah mengalami insiden tabrakan dengan pebalap Ekuador-Amerika Juan Manuel Correa.

Juan kehilangan kendali saat melaju dalam kecepatan tinggi hingga sempat menabrak tembok pembatas di tikungan cepat Raidillon di Spa.

Kecelakaan, yang melibatkan beberapa mobil tersebut, terjadi di lap kedua balapan. FIA mengumumkan jika Hubert meninggal pukul 18:35 waktu setempat di RS CHU Liege.

Baca Juga: 8 Atlet Indonesia Peraih Gelar Juara Dunia di 2019

2. Amber Garcia Torres

Komentar