Tak Cuma Faktor Teknis, Inilah Faktor Jebloknya Yamaha Paruh Dekade Lalu

Selasa, 07 Januari 2020 | 17:56 WIB
Tak Cuma Faktor Teknis, Inilah Faktor Jebloknya Yamaha Paruh Dekade Lalu
Valentino Rossi di MotoGP Malaysia 2018. (Instagram/motogp)

Suara.com - Yamaha sempat menjadi salah satu konstruktor di MotoGP yang cukup disegani dengan meraih beberapa titel juara dunia, khususnya pada di atas tahun 2000.

Namun setelah gelar terakhir mereka pada 2015, tim berlogo garputala ini mengalami kemerosotan performa yang cukup drastis, khususnya pada tahun 2017-2018.

Baik Valentino Rossi maupun Maverick Vinales yang menjadi pembalap Yamaha pada periode tersebut pun hanya bisa pasrah terkait kendala motor mereka yang dinilai sangat kurang powerful.

Flashback ke era tersebut, bos tim Yamaha, Lin Jarvis berujar bahwan selain ada faktor teknis, melempemnya Yamaha juga dipengaruhi oleh sikap dari teknisi yang suka nge-geng.

"Kami telah mengoreksi kesalahan kita dan kembali ke jalan yang benar. Bagian dari masalah kita adalah munculnya beberapa 'pulau' internal." ujar Jarvis dilansir dari Motorsport.

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis (tengah), didampingi Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi, memperkenalkan motor terbaru Yamaha YZR-M1 untuk gelaran MotoGP 2019 di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, Senin (4/2). [Suara.com/Arief Apriadi]
Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis (tengah), didampingi Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi, memperkenalkan motor terbaru Yamaha YZR-M1 untuk gelaran MotoGP 2019 di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, Senin (4/2). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Jika anda ada di perusahaan, anda seharusnya bisa memanfaatkan kemampuan mereka untuk berkolaborasi bersama namun kami tidak melakukannya."

Ia menyebut bahwa tiap grup teknisi tersebut bekerja sesuai bagian masing-masing, namun tak bekerja sama secara utuh.

"Kami punya 'geng' sasis yang mengerjakan sasis, 'geng' elektronik dan 'geng' mesin. Mereka mengerjakan bagian masing-masing, namun tidak melihat motor sebagai sebuah keutuhan." papar sang bos Yamaha.

"Jika kami berada dalam kesulitan, kami mencari solusi. Jika solusinya bukan faktor internal maka kami akan merubah faktor eksternal." pungkasnya.

Baca Juga: Rizky Febian Laporkan Kematian Ibunda, Sule : Itu Hak Anak-anak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI