Penyebaran Virus Corona Ancam Kejuaraan BATC 2020, Begini Sikap PBSI

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Penyebaran Virus Corona Ancam Kejuaraan BATC 2020, Begini Sikap PBSI
Kabid Binpres PBSI yang juga Manajer Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019, Susy Susanti, ditemui di Terminal 3 Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (15/10) malam. [Suara.com/Arief Apriadi]

Merebaknya virus corona di berbagai negara, khususnya Asia, menimbulkan kekhawatiran bagi peserta BATC 2020.

Suara.com - Merebaknya virus corona di berbagai negara, khususnya Asia, telah menimbulkan kekhawatiran bagi negara peserta Kejuaraan Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020.

BATC tahun ini akan berlangsung di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, pada 11-16 Februari mendatang.

Tim bulutangkis Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia. [Humas PBSI]
Tim bulutangkis Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2018. [Humas PBSI]

Ajang tersebut akan menjadi kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2020 zona Asia.

Filipina memang belum mengonfirmasi terkait kemungkinan wabah virus mematikan tersebut masuk ke wilayah mereka.

Namun kabar terbaru, sejumlah sekolah swasta di Manila City dan Quezon City meliburkan kegiatan belajar-mengajar pada hari ini, Senin (27/1/2020).

Dikutip dari Inquirer, seorang pejabat sekolah mengatakan tindakan itu dilakukan sebagai pencegahan terhadap penyebaran viru corona.

Beberapa pejabat sekolah lainnya menambahkan, langkah ini diambil untuk mengumpulkan informasi terkait kegiatan liburan para siswa selama Imlek atau Tahun Baru China.

Kendati belum ada konfirmasi dari Filipina, namun isu penyebaran virus Corona itu tetap membuat banyak negara khawatir. Tak terkecuali Indonesia.

Website pemantau Virus Corona. [gisanddata.maps.arcgis.com]
Website pemantau Virus Corona. [gisanddata.maps.arcgis.com]

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti menjelaskan hingga kini masih terus memantau perkembangan virus Corona.

Selama Filipina tak memberikan travel warning menyangkut wabah tersebut, PBSI kata Susy, tak akan membatalkan keikutsertaan tim beregu putra dan putri Indonesia di BATC 2020.

"Sampai sekarang dari BAC (Federasi Bulutangkis Asia) belum ada kabar. Tapi kami koordinasi dengan dokter juga, karena katanya kalau mau ke Filipina juga kan harus suntik polio," ujar Susy saat dihubungi Suara.com, Senin (27/1/2020).

"Kami harus ikuti prosedur. Sampai sekarang Filipina belum mengeluarkan travel warning dan informasi lebih lanjut," tambahnya.

Menurut Susy, pihaknya saat ini akan memantau kondisi seluruh atlet agar tetap fit dan bugar jelang BATC 2020.

Selebihnya, PBSI akan menunggu kabar terkini terkait perhelatan kejuaraan beregu itu di Filipina.

"Untuk BATC 2020 kami masih menunggu. Sampai sekarang so far tidak ada apa-apa. Kami fokus agar kondisi seluruh atlet bisa fit," papar Kabid Binpres PBSI Susy Susanti.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS