Kemenangan Timnas Indonesia di IBL 2020 Menyisakan Masalah Besar

Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Kemenangan Timnas Indonesia di IBL 2020 Menyisakan Masalah Besar
Pemain Timnas basket Indonesia, Hardianus Lakudu berusaha mempertahankan bola dari para pemain Satya Wacana Salatiga dalam laga lanjutan seri IV IBL 2020 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (8/2/2020). [Dok. IBL]

Tim asuhan Rajko Toroman menang telak atas Satya Wacana Salatiga.

Suara.com - Kemenangan Tim nasional (Timnas) basket Indonesia atas Satya Wacana Salatiga menyisakan masalah besar. Dua penggawa skuat Garuda mengalami cedera dalam laga lanjutan seri IV Indonesian Basketball League (IBL) 2020, Sabtu (8/2/2020).

Bertanding di GOR Amongrogo, Yogakarta, skuat asuhan Rajko Toroman mengalahkan Satya Wacana dengan skor telak 105-67. Namun, Brandon Jawato dan Hardianus Lakudu menjadi tumbal dalam kemenangan besar itu.

“Ada problem lebih besar dibanding gim melawan Satya Wacana tadi. Beberapa pemain mengalami cedera seperti Brandon Jawato dan Hardianus Lakudu,” kata Rajko Toroman dalam rilis yang diterima Suara.com, Sabtu (8/2/2020).

Cedera yang dialami Brandon dan Hardianus menjadi pukulan telak bagi Tim Garuda yang tengah bersiap mengukuti windows pertama kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 pada 20-23 Februari mendatang.

Pasalnya, mereka juga sudah kehilangan Laurentius Oei pada seri III IBL 2020 yang berlangsung di Jakarta. Di samping itu, Hardian Wicaksono juga dalam kondisi kurang fit.

Calon pemain naturalisasi Timnas basket Indonesia, Lester Prosper saat berduel dengan pemain Satya Wacana, Henry Cornelis Lakay dalam pertandingan lanjutan seri IV Yogyakarta di GOR Amongrogo, Sabtu (8/2/2020). [Dok. IBL]
Calon pemain naturalisasi Timnas basket Indonesia, Lester Prosper saat berduel dengan pemain Satya Wacana, Henry Cornelis Lakay dalam pertandingan lanjutan seri IV Yogyakarta di GOR Amongrogo, Sabtu (8/2/2020). [Dok. IBL]

Toroman berharap segala masalah cedera bisa selesai sebelum kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di mulai. Di samping itu, masalah pembuatan paspor Indonesia untuk dua pemain naturalisasi juga diminta segera rampung.

“Window sudah semakin dekat, kami berharap semua pemain bisa fit,” beber Toroman.

“Kami berharap urusan paspor Brandon dan Lester Prosper bisa beres sebelum window. Jika tidak kami mungkin hanya bermain dengan delapan pemain,” sambung pelatih asal Serbia tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS