Pebulutangkis Putri RI Diminta Hidupkan Api Semangat Almarhum Tati Sumirah

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Pebulutangkis Putri RI Diminta Hidupkan Api Semangat Almarhum Tati Sumirah
Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto (kedua dari kiri) takziah jke rumah duka almarhumah mantan atlet bulutangkis nasional, Tati Sumirah, di Jl. H Djubris Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (14/2/2020). [Dok. Kemenpora]

Tati Sumirah meninggal dunia akibat komplikasi gula darah dan penyakit paru-paru pada Kamis malam.

Suara.com - Legenda bulutangkis nasional Imelda Wigoena memberi mandat kepada pebulutangkis putri Indonesia untuk menghidupkan atau melanjutkan api semangat dari mendiang Tati Sumirah.

Tati Sumirah adalah salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia yang mengantarkan tim beregu putri Merah Putih meraih gelar perdana di ajang Piala Uber 1975.

Peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 1980 itu telah berpulang pada usia 68 tahun di RSUP Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (13/2/2020) pukul 22.30 WIB.

Mantan atlet bulutangkis Indonesia yang turut berkontribusi besar bagi Indonesia di perhelatan Piala Uber 1975, Tati Sumirah. [Facebook Tati Sumirah]
Mantan atlet bulutangkis Indonesia yang turut berkontribusi besar bagi Indonesia di perhelatan Piala Uber 1975, Tati Sumirah. [Facebook Tati Sumirah]

Tati Sumirah meninggal dunia akibat komplikasi gula darah tinggi dan penyakit paru-paru. Dia sempat dirawat selama sembilan hari sebelum menghebuskan napas terakhir.

"Yang terkenal dari seorang Tati adalah fokusnya," kenang Imelda Wigoena saat dihubungi Suara.com, Jumat (14/2/2020).

"Karena itu, anak-anak sekarang meskipun sudah bergelimang uang, mendapat fasilitas, harus tetap menjaga fokus untuk mencapai prestasi," tambahnya.

Legenda bulutangkis Indonesia Imelda Wiguna saat ditemui di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Jum'at (6/4/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]
Legenda bulutangkis Indonesia Imelda Wigoena saat ditemui di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Jum'at (6/4/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]

Semasa aktif berkarier sebagai pebulutangkis profesional, mendiang Tati Sumirah dikenal sebagai atlet yang gigih dalam berlatih.

Puncak karier pemain yang tergabung dalam klub PB Tangkas itu adalah mengantarkan Indonesia meraih gelar perdana di Piala Uber 1975.

Tati Sumirah menjadi satu-satunya wakil tunggal putri yang mempersembahkan poin untuk tim Merah Putih dalam kemengan 5-2 atas Jepang di laga final.

Tati menyumbang poin sekaligus kemenangan tim putri Indonesia setelah menekuk Atsuko Tokuda, 11-5, 11-2 di Istora Senayan, Jakarta 6 Februari 1975 silam.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS