Array

Jelang Olimpiade, Susy Susanti Kenang Perjuangan Rebut Emas di Barcelona

Minggu, 16 Februari 2020 | 13:25 WIB
Jelang Olimpiade, Susy Susanti Kenang Perjuangan Rebut Emas di Barcelona
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (22/1/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Jelang berlangsungnya Olimpiade 2020 Tokyo, legenda bulutangkis Tanah Air, Susy Susanti kembali mengenang perjuangannya saat meraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona.

Kisah jatuh bangun untuk merebut medali emas Olimpiade pertama bagi bangsa Indonesia itu, diharapkan Susy bisa membangkitkan semangat para pebulutangkis Tanah Air, khususnya yang akan turun berlaga d multievent empat tahunan itu.

Susy keluar sebagai peraih medali emas Olimpiade 1992 setelah menundukan wakil Korea Selatan, Bang Soo Hyun. Dalam laga final yang berlangsung di Pavelló de la Mar Bella itu, Susy menang 5-11, 11-5, 11-3.

"Kemenangan di Olimpiade itu beda dengan di kejuaraan lain. Rasanya prestasi kita itu diakui dunia. Kita juga bisa mengangkat nama Indonesia di mata dunia," ujar Susy Susanti dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (16/2/2020).

Susy membeberkan bahwa sebelum dirinya merebut medali emas Olimpiade 1992, para atlet dari negara lain kerap memandang Indonesia dengan sebelah mata.

Barulah saat dirinya dan Alan Budikusuma (pemain tunggal putra) berhasil meraih podium tertinggi, nama Indonesia mulai dikenal oleh dunia. Reputasi dirinya dan para pemain Merah Putih lainnya pun turut terangkat.

"Saya ingat waktu sebelum juara, di athelete village kan banyak yang koleksi pin antar negara, tapi tidak ada yang mau tukeran pin Indonesia sama saya," kenang Susy.

"Katanya dia tidak tahu Indonesia. Indonesia itu di mananya Bali?. Tapi begitu saya dan Alan (Budikusuma) dapat emas dan Indonesia ada di urutan 21 daftar raihan medali, tanpa kita minta, mereka justru mencari-cari, mau tukeran pin Indonesia. Dampaknya sampai begitu, orang lebih mengenal Indonesia."

Mempersiapkan Mental

Baca Juga: Kevin / Marcus Dipastikan Lolos ke Olimpiade 2020

Susy Susanti menjelaskan bahwa Olimpiade merupakan kejuaraan besar yang mungkin hingga kini tak memiliki tandingan.

Karena itu, kata Susy, mentalitas harus benar-benar dipersiapkan lantaran aura multievent empat tahunan itu benar-benar berbeda dari kejuaraan lain.

Menurut eks pebulutangkis kelahiran Tasikmalaya, 11 Februari 1971 ini, memenangkan medali emas Olimpiade tak semudah merebut gelar-gelar lain. Banyak hal aneh bahkan terjadi sejak babak peratma berlangsung.

Hal aneh yang dimaksudkan Susy adalah perasaan cemas berlebihan, kendati dirinya merupakan tunggal putri kaliber dunia yang sudah malang melintang meraih sukses di Piala Dunia maupun Kejuaraan Dunia.

Malam sebelum laga final disebut eks pebulutangkis yang hanya sempat merasakan 35 kekalahan itu, adalah momen yang paling berat. Hal itu lantaran kecemasan berlebih yang membuatnya sulit makan dan istirahat.

"Perasaan malam itu mata saya sudah dipejamkan, tapi tetap tidak bisa tidur, otaknya mikir terus. Makan pun dipaksa demi jaga kondisi, padahal nggak nafsu makan sama sekali. Akhirnya malam itu saya cuma makan nasi pakai abon dan ikan asin, sama minum segelas susu," tutur Susy mengisahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI