Suara.com - Tontowi Ahmad sudah bertemu secara langsung dengan Richard Mainaky untuk membahas rencana mundur dari Pelatnas PBSI.
Pertemuan berlangsung di kediaman sang pelatih di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (1/3/2020).
Richard mengatakan, dalam pertemuan itu mereka bicara banyak hal seputar masa depan atlet bulutangkis 32 tahun itu.
Namun Richard tak ingin menjelaskan lebih detail bila surat resmi pengunduran diri Tontowi Ahmad belum keluar.
"Dia main ke rumah saya di kawasan Bintaro. Saya bilang jika segera mungkin kalau memang rencananya sudah pasti (untuk mundur), bikinlah surat resminya," ujar Richard di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
"Cuma, saya dan Owi—sapaan akrab Tontowi Ahmad—sudah sepakat tak akan bicara apabila belum ada surat resmi," tambahnya.
![Pelatih Ganda Campuran PBSI Richard Mainaky ditemui di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/03/03/59030-richard-mainaky.jpg)
Richard meyakini Tontowi Ahmad tak akan memberikan surat resmi kepada PBSI dalam waktu dekat.
Pasalnya, eks partner Liliyana Natsir itu masih punya kewajiban memenuhi kontrak sponsor hingga akhir Maret 2020.
"Kontrak (dengan sponsor) itu masih sampai Maret, jadi tidak mungkin dia buat surat resmi, masih ada kontrak," kata Richard.
Lebih jauh, Richard menyebut PB Djarum, selaku klub yang menaungi Tontowi, telah menyiapkan berbagai opsi apabila Tontowi Ahmad mundur dari Pelatnas PBSI.
"Ya, dari pihak PB Djarum kan sudah membuka. Pilihannya ada tiga. Tergantung Owi. Saya belum bisa ngomong. Semua tergantung Owi," tandas Richard Mainaky.