Jika Olimpiade 2020 Batal Gara-Gara Corona, Jepang Rugi Gila-gilaan

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Rabu, 04 Maret 2020 | 05:05 WIB
Jika Olimpiade 2020 Batal Gara-Gara Corona, Jepang Rugi Gila-gilaan
Ring Olimpiade yang berada di dekat National Stadium, Tokyo, Jepang. Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 dari 24 Juli sampai 9 Agustus 2020. [AFP/Charly Triballeau]

Suara.com - Impian indah Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 kini berubah menjadi kekhawatiran. Kecemasan muncul akibat penyebaran virus Corona.

Jepang merupakan salah satu negara yang terkena virus yang juga dikenal dengan nama Covid-19.

Jika Olimpiade 2020 batal gara-gara Corona, maka Jepang akan rugi gila-gilaan.

Pekan lalu, Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach menyatakan, bertekad penuh menggelar Olimpiade 2020 Tokyo sesuai jadwal, dari 24 Juli sampai 9 Agustus 2020.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach di Istana Bogor, Sabtu (1/9/2018). [AFP]
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach di Istana Bogor, Sabtu (1/9/2018). [AFP]

Seorang pejabat senior pemasukkan Jepang sebelumnya menyatakan bahwa tidak ada Plan B untuk Olimpiade 2020.

Berikut beberapa faktor finansial dan ekonomi Jepang yang terancam jika Olimpiade dibatalkan, dikutip Suara.com dari Reuters, Rabu (4/3/2020).

Biaya Olimpiade

Desember 2019, pihak penyelenggara mengungkapkan bahwa Olimpiade 2020 Tokyo ditaksir menelan dana 1,35 triliun yen (Rp 178,12 triliun).

Angka itu belum termasuk sekitar tiga miliar yen (Rp 395 miliar) untuk pemindahan event marathon dan jalan cepat dari Tokyo ke Sapporo yang ada di bagian utara Jepang, demi menghindari cuaca terik saat musim panas.

Baca Juga: Karena Tafsir Ini Jepang Dibolehkan Tunda Olimpiade 2020 hingga Akhir Tahun

Anggaran Olimpiade Tokyo 2020 dibagi antara komite penyelenggara dan pemerintah pusat Jepang. Sedangkan IOC menyumbangkan lebih dari 800 juta dolar AS (Rp 11,39 trilun).

Penyelenggara menyatakan pemerintah pusat Jepang akan membayarkan sekitar 150 miliar yen (Rp19,7 triliun) yang kebanyakan untuk mendanai Stadion Nasional yang baru.

Namun demikian Badan Audit Jepang telah memangkas anggaran ajuan pemerintah pada 2013 menjadi 1,06 triliun yen (Rp139 triliun) pada 2018.

Sponsor

Olimpiade Tokyo 2020 sudah mencatat rekor pemasukkan sponsor domestik lebih dari 3 miliar dolar AS (Rp 42,7 triliun).

Ini belum termasuk kemitraan dengan perusahaan-perusahaan besar Jepang, seperti Toyota, Bridgestone dan Panasonic, dan perusahaan-perusahaan lain seperti Samsung dari Korea Selatan, yang melalui program sponsor TOP, melakukan kesepakatan terpisah dengan IOC yang bernilai jutaan dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI