alexametrics

Pandemi Corona Terus Menghantui NBA, 2 Penggawa Lakers Positif Terjangkit

Rully Fauzi
Pandemi Corona Terus Menghantui NBA, 2 Penggawa Lakers Positif Terjangkit
Ilustrasi NBA atau Logo NBA. [AFP/Greg Baker]

Selain itu, guard Boston Celtics juga terkonfirmasi positif terjangkit Virus Corona hari ini.

Suara.com - Pandemi global Virus Corona terus menghantui dunia, termasuk Amerika Serikat. Epidemi untuk ranah Liga Bola Basket NBA juga kian terasa, dengan dua penggawa Los Angeles alias LA Lakers dikonfirmasi positif terjangkit COVID-19 hari ini.

Via laman resmi mereka, Jumat (20/3/2020) siang WIB, kubu LA Lakers memastikan dua pemain mereka positif terinfeksi Virus Corona. Namun, identitas kedua pemain tersebut tidak ataupun belum diungkap.

Kepastian ini didapat setelah pihak klub melakukan tes kepada 14 pemain di pusat latihan Lakers di UCLA Health Training Center, El Segundo, California.

Lakers menjalankan tes ini pasca empat pemain Brooklyn Nets, yang jadi lawan mereka pada laga lanjutan NBA 11 Maret lalu --sebelum kompetisi ditangguhkan-- divonis positif Corona, termasuk sang superstar Kevin Durant.

Baca Juga: Prihatin Kondisi Pemain, Kompetisi NBA 2019-2020 Diharapkan Bisa Lanjut

"Dua pemain Lakers positif Corona. Kedua pemain ini tidak menunjukkan gejala, dan saat ini sedang diisolasi serta tentunya dalam pengawasan dokter tim," demikian pernyataan resmi kubu Lakers.

Tak hanya dua penggawa Lakers, guard Boston Celtics, Marcus Smart juga terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini. Sang pemain mengungkapkan sendiri hal ini lewat akun Twitter pribadinya.

"Saya melakukan tes lima hari lalu dan hasilnya baru diketahui malam ini (waktu setempat), dan positif. Saya sudah mengisolasi diri sejak tes itu. COVID-19 harus dianggap serius," cuit Smart.

Setidaknya kini ada 10 pebasket NBA yang telah terkonfirmasi positif COVID-19, diantaranya Durant, Smart, Rudy Gobert dan Donovan Mitchell (Utah Jazz), hingga Christian Wood (Detroit Pistons).

Baca Juga: Tim NBA Dikecam Punya Akses Cepat Tes Corona, Ini Pembelaan Sang Komisoner

Komentar