Kasus Corona di Indonesia Naik, Pemerintah Siapkan 2 Opsi soal PON Papua

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Selasa, 07 April 2020 | 19:37 WIB
Kasus Corona di Indonesia Naik, Pemerintah Siapkan 2 Opsi soal PON Papua
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melanjutkan kunjungan kerjanya di Provinsi Papua. Setelah meninjau fasilitas olahraga untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Merauke, Menpora pada Kamis (13//2/2020). (Dok : Menpora).

Suara.com - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), telah menyiapkan dua opsi terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.

Perhelatan pesta olahraga nasional empat tahunan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober hingga 2 November 2020 itu, saat ini tengah diragukan.

Melonjaknya kasus virus Corona di Indonesia membuat PON 2020 Papua diserukan banyak pihak untuk ditunda.

Termasuk seruan dari Komisi X DPR RI yang membidangi Pendidikan, Olahraga, dan Sejarah.

Kemenpora sudah menyusun dua opsi untuk menyikapi nasib PON 2020 Papua ditengah wabah virus Corona. Salahnya PON Papua ditunda ke tahun 2021.

"Opsinya cuma ada dua," kata Menpora Zainudin Amali lewat video conference di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

"Melaksanakan tepat waktu dengan memerhatikan kondisi-kondisi tertentu yang harus dipenuhi, atau tunda ke 2021," jelasnya.

Keputusan di Tangan Jokowi

Menpora Zainudin Amali menegaskan bahwa Kemenpora sangat menerima masukan dari berbagai stakeholder terkait.

baca juga

Namun keputusan akhir, kata Menpora, tetap berada di tangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas terkait penyelenggaraan PON 2020 Papua di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/1/2020). [Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden]
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas terkait penyelenggaraan PON 2020 Papua di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/1/2020). [Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden]

"Tentu usulan dari berbagai kalangan kita perhatikan dan itu jadi bahan pertimbangan kita," ujarnya.

"Tapi, seperti diawal saya sampaikan, tak mungkin Menpora putuskan sendiri. Pasti saya akan laporkan di Rapat Kabinet dengan bapak Presiden."

"Karena pengambilan keputusan diambil di Rapat Kabinet. Jadi jalan atau tidak ya harus lewat situ," Menpora menambahkan.

Berdasarkan data update virus Corona sampai, Selasa (7/4/2020) pukul 18.48 WIB, jumlah pasien positif Corona di Indonesia mencapai 2.738 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Minta Rencana Pengesahan RKUHP di Tengah Pandemi Corona Ditunda

Komnas HAM Minta Rencana Pengesahan RKUHP di Tengah Pandemi Corona Ditunda

News | Selasa, 07 April 2020 | 19:15 WIB

Jejak 'Maling Berandal' Bobol Sekolah, Tulis Kata-kata Kotor di Papan Tulis

Jejak 'Maling Berandal' Bobol Sekolah, Tulis Kata-kata Kotor di Papan Tulis

News | Selasa, 07 April 2020 | 19:13 WIB

Seluruh Proyek Infrastruktur Berhenti Imbas Corona, Gaji Dijamin Lancar

Seluruh Proyek Infrastruktur Berhenti Imbas Corona, Gaji Dijamin Lancar

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 19:07 WIB

Kasus Positif Corona di RI Tembus 2.700-an, Nasib PON 2020 di Tangan Jokowi

Kasus Positif Corona di RI Tembus 2.700-an, Nasib PON 2020 di Tangan Jokowi

Sport | Selasa, 07 April 2020 | 19:07 WIB

Catat, 5 Langkah Cegah Virus Corona Covid-19 untuk Penderita Diabetes

Catat, 5 Langkah Cegah Virus Corona Covid-19 untuk Penderita Diabetes

Health | Selasa, 07 April 2020 | 19:08 WIB

Terkini

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×