F1 Pertimbangkan Gelar Balapan Tanpa Penonton dan Cuma di Eropa

Rizki Nurmansyah

Jum'at, 10 April 2020 | 03:05 WIB
F1 Pertimbangkan Gelar Balapan Tanpa Penonton dan Cuma di Eropa
Balapan Formula 1 (F1) GP Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Minggu (17/3/2019). [AFP/Peter Parks]

Suara.com - Pihak Formula 1 mempertimbangkan opsi menggelar balapan tanpa penonton. Tak hanya itu, kemungkinan balapan juga cuma digelar di sejumlah sirkuit di Eropa.

Pertimbangan ini menyusul pandemi virus Corona di berbagai belahan dunia.

"Saat ini kami melihat logistik dari balapan tertutup, bagaimana kami mendatangkan orang ke sana, bagaimana kami melindungi mereka, dan bagaimana membuatnya aman, siapa yang akan kami izinkan ke paddock," kata Managing Director F1 Ross Brawn dikutip dari Sky Sports, Jumat (10/4/2020).

Tujuh Grand Prix yang ada dalam kalender F1 2020 telah ditunda. Sedangkan seri pembuka di Melbourne dan seri Monako batal digelar.

Brawn menyatakan masih ada kemungkinan untuk menggelar musim ini dengan delapan hingga 19 balapan.

"Setiap perubahan urutan sedang dibahas," ujarnya.

Keselamatan dan perjalanan para kru menjadi masalah utama di saat lebih memungkinkan menggelar balapan di daratan Eropa saja, kendati sebagian besar benua itu sedang berada dalam status lockdown di mana pergerakan manusia dibatasi sebagai upaya meredam pandemi.

"Kami bisa mengadakan lingkungan yang sangat tertutup di mana tim tiba dengan carter, kami arahkan mereka ke sirkuit, kami meyakinkan semua orang dites, selesai itu, tak ada risiko untuk setiap orang dan kami bisa menggelar balapan tanpa penonton," kata Brawn.

"Itu tak bagus, tapi saya rasa lebih baik daripada tak ada balapan sama sekali."

baca juga

"Saya rasa kita harus ingat jika ada jutaan orang yang mengikuti olah raga ini dan duduk di rumah.... bisa membawa olah raga dan menghibur masyarakat akan menjadi bonus sangat besar di saat krisis yang kita alami ini.

Namun Brawn menggarisbawahi jika tak ada untungnya memulai musim jika tidak bisa mempertahankannya tetap berjalan, dengan minimal delapan balapan untuk bisa dihitung sebagai suatu kejuaraan yang layak.

"Kami bisa mendapat delapan balapan dengan memulainya pada Oktober. Jadi jika kalian ingin tenggat terakhir, itu Oktober."

"Akan tetapi ada kemungkinan juga opsi untuk menyelesaikan balapan hingga tahun depan, katakan lah sampai Januari," katanya.

Apabila musim dimulai pada Juli, maka Brawn memprediksi 19 balapan memungkinkan dengan sejumlah dari mereka digelar secara beruntun tiap pekannya.

"Sejumlah balapan F1 seperti di China bisa juga dipadatkan menjadi dua hari saja," tukas Managing Director F1 Ross Brawn.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langgar Aturan Lockdown, 379 WNI Jemaah Tablig Masuk Daftar Hitam di India

Langgar Aturan Lockdown, 379 WNI Jemaah Tablig Masuk Daftar Hitam di India

News | Kamis, 09 April 2020 | 19:17 WIB

Resep Rahasia Ayam Goreng KFC, Organisasi Meghan Markle Diejek Warganet

Resep Rahasia Ayam Goreng KFC, Organisasi Meghan Markle Diejek Warganet

Lifestyle | Kamis, 09 April 2020 | 19:00 WIB

47 Ribu WNI Terdampak Lockdown di Malaysia, Pulang via Jalur Laut dan Darat

47 Ribu WNI Terdampak Lockdown di Malaysia, Pulang via Jalur Laut dan Darat

News | Kamis, 09 April 2020 | 17:42 WIB

Wali Kota Ditembak Mati Gegara Terapkan Lockdown Virus Corona

Wali Kota Ditembak Mati Gegara Terapkan Lockdown Virus Corona

News | Kamis, 09 April 2020 | 13:49 WIB

Gegara Lockdown, Sepasang Panda Ini Akhirnya Kawin Setelah 10 Tahun

Gegara Lockdown, Sepasang Panda Ini Akhirnya Kawin Setelah 10 Tahun

Tekno | Kamis, 09 April 2020 | 11:24 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×