Kisah Maria Febe Memeluk Islam: Sertifikat Mualaf dan Perjuangan Menikah

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Kisah Maria Febe Memeluk Islam: Sertifikat Mualaf dan Perjuangan Menikah
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Maria Febe Kusumastuti. [Antara/Wahyu Putro]

Sebagai mualaf, Maria Febe tak langsung keterangan agama di KTP.

Suara.com - Tahun 2013 menjadi tahun yang tak terlupakan bagi seorang Maria Febe Kusumastuti. Di tahun itulah dengan penuh keyakinan ia memutuskan memeluk Islam.

Terlahir dari keluarga beragama Kristen dan jadi mualaf di tahun 2013, Maria Febe tak langsung mengubah keterangan agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Mantan pebulutangkis tunggal putri nasional itu lebih memilih terus mendalami agama barunya, Islam.

Mantan pebulutangkis nasional Maria Febe Kusumastuti. [Instagram@mariafebe13]
Mantan pebulutangkis nasional Maria Febe Kusumastuti. [Instagram@mariafebe13]

Kebutuhan administrasi untuk keperluan pernikahan dengan Andrei Adistia pada, 27 Oktober 2017, membuatnya akhirnya mengubah keterangan agama di KTP.

"Awalnya saya masih pikir orang tua saya nanti bagaimana, persiapan juga mepet. Kata mereka (keluarga Andrei), 'Sudah gampang, kalau niat baik pasati lancar'," kenang Febe saat dihubungi Suara.com.

"Akhirnya saya bicara lagi, mengucapkan kalimat syahadat via video call, agar dapat sertifikat (mualaf) dan KTP saya diganti jadi Islam. Itu untuk proses pernikahan."

Pengurusan berkas bukan satu-satunya jalan terjal yang harus dilalui Maria Febe untuk menikah. Sebagai perempuan, dia membutuhkan wali nikah.

Maria Febe kala itu meminta bantuan pamannya, yang juga beragama Islam, untuk menjadi walinya dalam pernikahan dengan Andrei.

"Akhirnya saya izin ke keluarga papa saya, kakaknya papa muslim. Sebenarnya papa saya dulu juga muslim, sebelum ikut mama," tutur Febe.

"Dari kakak papa mau membantu saya. Tapi dia hanya mau kalau papa saya mengizinkan," ungkapnya.

Mantan pebulutangkis nasional Maria Febe Kusumastuti dan sang suami Andrea Adistia. [Instagram@ndreiadistiaa]
Mantan pebulutangkis nasional Maria Febe Kusumastuti dan sang suami Andrea Adistia. [Instagram@ndreiadistiaa]

Perjuangan Maria Febe tak sia-sia. Tak seperti yang dia takutkan, keluarganya setuju dengan pernikahan Maria Febe dan Andrei.

Lamaran dilakukan via online, lantaran Maria Febe kala itu masih berada di Kanada karena urusan melatih.

"Dua hari sebelum lamaran, keluarga saya memperbolehkan. Mereka bilang (keluarga Andrei) datang saja ke rumah. Ya sudah lamaran di rumah saya," kenang peraih medali perunggu Asian Games 2010.

"Seiring jalanya waktu saya pulang ke Indonesia, satu minggu sebelum nikah. Baru deh saya fitting baju, nyari cincin," pungkas Maria Febe Kusumastuti.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS