Sekilas Sama, Helm Formula 1 dan MotoGP Punya Beberapa Perbedaan

Angga Roni Priambodo

Jum'at, 29 Mei 2020 | 08:55 WIB
Sekilas Sama, Helm Formula 1 dan MotoGP Punya Beberapa Perbedaan
Pembalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Marc Marquez (AFP/Michal Cizek).

Suara.com - Helm merupakan peranti keamanan yang wajib bagi seorang pembalap, baik motor seperti MotoGP maupun pembalap mobil layaknya Formula 1.

Jika dilihat sekilas, helm MotoGP maupun F1 terlihat sama. Namun, ternyata keduanya punya perbedaan yang cukup signifikan. Meski sama-sama punya sertifikasi keamanan yang tinggi keduanya mempunyai desain yang berbeda. 

Fitur yang sama terdapat dalam dua helm itu, misalnya adanya ventilasi udara, pelindung gores pada visor, dan anti fog pada visor.

Helm untuk pembalap MotoGP dan F1 ini juga telah disesuaikan dengan kebutuhan. Sebab, helm ini berfungsi untuk melindungi bagian vital dari pembalap ketika melesat sangat cepat.

Helm untuk balap mobil juga dirancang anti api, sehingga lebih aman jika terjadi hal yang tak diinginkan.

Ilustrasi helm pembalap Formula 1.[sportlife.news]
Ilustrasi helm pembalap Formula 1.[sportlife.news]

Selain itu, ketika terjadi benturan, helm itu juga tidak akan menimbulkan percikan api.

Pada bagian visor atau kaca pada helm Formula 1 terlihat lebih kecil atau sempit. Berbeda dengan helm MotoGP yang memiliki visor yang lebih lebar.

Bukan tanpa alasan, visor pada helm F1 itu memang sengaja ditutup. Dilansir dari laman resmi F1, penutup itu disebut Strip Zylon yang diperkenalkan sejak 2011.

Penutup selebar 50mm itu digunakan untuk menambah keamanan dari benturan. Penutup tersebut sudah didesain sehingga tidak menggangu pandangan pembalap.

baca juga

Selain itu, pada helm pada F1 juga memiliki fitur HANS (Head and Neck Support) yang digunakan untuk menahan goncangan di bagian kepala.

Ilustrasi helm yang dipakai pembalap MotoGP.[gpone.com]
Ilustrasi helm yang dipakai pembalap MotoGP.[gpone.com]

Sedangkan pada helm MotoGP dirancang untuk peranti keselamatan dan menunjang aerodinamika. Oleh sebab itu di helm motor pembalap MotoGP ada spoiler.

Selain memperindah tampilan, ternyata spoiler pada helm punya peran penting sebagai pembelah angin sehingga meningkatkan aerodinamis.

Helm ini juga dibuat dengan perhitungan khusus agar saat dibawa melesat kencang tidak terasa berat. Tidak mengganggu konsentrasi pembalap karena beban yang berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Sebelum ke McLaren, Ricciardo Sempat Negosiasi dengan Ferrari

Terungkap! Sebelum ke McLaren, Ricciardo Sempat Negosiasi dengan Ferrari

Sport | Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:51 WIB

MotoGP: 3 Alasan Ducati Promosikan Jack Miller ke Tim Pabrikan

MotoGP: 3 Alasan Ducati Promosikan Jack Miller ke Tim Pabrikan

Sport | Kamis, 28 Mei 2020 | 15:12 WIB

Dipromosikan ke Tim Pabrikan Ducati, Miller: Ini Kehormatan Buat Saya

Dipromosikan ke Tim Pabrikan Ducati, Miller: Ini Kehormatan Buat Saya

Sport | Kamis, 28 Mei 2020 | 07:26 WIB

Jack Miller Resmi Jadi Pembalap Ducati MotoGP 2021, Siapakah yang Didepak?

Jack Miller Resmi Jadi Pembalap Ducati MotoGP 2021, Siapakah yang Didepak?

Sport | Kamis, 28 Mei 2020 | 07:20 WIB

Terkini

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam

The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×