Sean Gelael Harus Akhiri Balapan di Catalunya Lebih Cepat, Ini Sebabnya

Angga Roni Priambodo

Minggu, 16 Agustus 2020 | 08:40 WIB
Sean Gelael Harus Akhiri Balapan di Catalunya Lebih Cepat, Ini Sebabnya
Pebalap Formula 2 Sean Gelael. ANTARA/HO/Tim Jagonya Ayam

Suara.com - Pebalap andalan Indonesia Sean Gelael mengakhiri balapan sprint Formula 2 di Sirkiut Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (16/8/2020), lebih cepat akibat cedera pada balapan feature di tempat yang sama, Sabtu (15/8).

Pada balapan feature, seperti dilansir laman Antara, Sean Gelael yang memperkuat tim DAMS Racing tidak bisa menyelesaikan balapan setelah beberapa drama balapan terjadi di sirkuit yang mirip Silverstone itu.

Sean mengawali balapan sprint di Catalunya dari posisi 13. Balapan pun berjalan dengan lancar hingga pebalap dengan nomor start 1 itu berhenti hanya dua tikungan menjelang finis dan bahkan tidak mampu keluar sendiri dari mobilnya, sampai harus mendapat bantuan tim medis.

Setelah dicek di Medical Centre, untuk memastikan tidak ada masalah besar yang menimpanya, Sean Gelael pun dibawa ke Hospital General Catalunya untuk menjalani pemeriksaan lebih jauh.

Pebalap Formula 2 Indonesia Sean Gelael. [Antara]
Pebalap Formula 2 Indonesia Sean Gelael. [Antara]

Sean Gelael diperiksa lewat Sinar-X dan juga MRI. Dokter lantas mendiagnosis ada retak di tulang belakang pebalap Merah-Putih yang membela tim DAMS itu, demikian pernyataan resmi dari manajemen Sean Gelael.

Dampak dari cedera, anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael itu mengalami kesakitan setiap kali bernapas dan membuat Sean harus istirahat penuh serta tidak boleh beraktivitas fisik selama beberapa pekan termasuk turun di balapan sprint.

Dengan demikian, pebalap yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC ini belum mampu menambah poin. Hingga seri keenam balapan satu level di bawah Formula 1 baru mengumpulkan tiga poin dan berada di posisi 17.

Sementara itu rekan satu tim Sean Gelael, Dan Ticktum terus membalap konsisten meski belum masuk tiga besar di Catalunya. Pebalap asal Inggris ini bertahan di posisi sembilan klasemen sementara dengan 61 poin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewis Hamilton Raih Pole Position di GP Spanyol, Bottas Kedua

Lewis Hamilton Raih Pole Position di GP Spanyol, Bottas Kedua

Sport | Minggu, 16 Agustus 2020 | 06:21 WIB

Sean Gelael Berharap Tidak Ada Kendala di Catalunya

Sean Gelael Berharap Tidak Ada Kendala di Catalunya

Sport | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 12:17 WIB

Sean Gelael Nirpoin di F2 GP Hungaria

Sean Gelael Nirpoin di F2 GP Hungaria

Sport | Minggu, 19 Juli 2020 | 22:09 WIB

Terkini

Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan

Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:20 WIB

Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya

Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:20 WIB

4 Tips Menyimpan Sepeda Lipat agar Awet, Bebas Karat, dan Tetap Nyaman Dikendarai

4 Tips Menyimpan Sepeda Lipat agar Awet, Bebas Karat, dan Tetap Nyaman Dikendarai

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:19 WIB

Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit

Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:14 WIB

Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK

Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:14 WIB

Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'

Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:11 WIB

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:10 WIB

Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG

Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:07 WIB

Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone

Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:00 WIB

Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4

Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:58 WIB

×