alexametrics

Buntut Insiden di MotoGP Austria, Morbidelli Minta Maaf Pada Zarco, Kenapa?

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
Buntut Insiden di MotoGP Austria, Morbidelli Minta Maaf Pada Zarco, Kenapa?
Kecelakaan hebat melibatkan Franco Morbidelli dan Johann Zarco (Twitter)

Pembalap ini tak terbukti sengaja menutup lajur Morbidelli, namun ia tetap dianggap ceroboh.

Suara.com - Pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli, melontarkan permintaan maaf pada Johann Zarco usai dirinya menyebut pembalap Avintia Ducati 'setengah pembunuh'.

Hal tersebut ia lontarkan usai terjadinya insiden kecelakaan di lintasan Red Bull Ring, Minggu pekan lalu.

Dilansir dari Crash, Jumat (21/8/2020), komentar yang Morbidelli menyesal telah mengeluarkan komentar yang menohok tersebut.

"Sebelum Anda bertanya pada saya, saya akan mengatakan bahwa saya menyesal telah mengatakan itu pada Zarco seusai balapan, itu adalah pernyataan yang terlalu pedas," kata Morbidelli.

Baca Juga: Jelang MotoGP Styria, Rossi: Keselamatan Lebih Penting dari Hasil

"Namun, itu tak memungkiri fakta bahwa Johann melakukan kesalahan, tapi bisa saja kesalahan tersebut berimbas lebih buruk," imbuhnya.

Rider Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli (kiri) melaju dengan pembalap Esponsorama Racing Johann Zarco saat balapan MotoGP Austria di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.Joe Klamar / AFP
Rider Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli (kiri) melaju dengan pembalap Esponsorama Racing Johann Zarco saat balapan MotoGP Austria di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.Joe Klamar / AFP

Pernyataan tersebut keluar setelah data telemetri dari Zarco diungkap ke publik.

Saat terjadinya insiden, Zarco diketahui mengerem lebih lambat dari yang ia lakukan di putaran sebelumnya di tempat yang sama.

Praktis tuduhan bahwa ia sengaja menutup lajur dari Morbidelli tidaklah benar.

Namun, Morbidelli tetap menganggap bahwa cara balapan dari pembalap Prancis tersebut aneh.

Baca Juga: Valentino Rossi Ingin Patahkan Dominasi Dovizioso di Red Bull Ring

"Yang jelas, Johann mengambil lajur yang aneh, lajur yang tak pernah diambil orang lain, bahkan selama akhir pekan," tutur pembalap Italia tersebut.

Komentar