Sejarah Pencak Silat di Indonesia hingga Diakui Dunia

Rifan Aditya

Jum'at, 04 Desember 2020 | 16:33 WIB
Sejarah Pencak Silat di Indonesia hingga Diakui Dunia
Pasangan pesilat Indonesia Ayu Sidan Wilantari (kanan) dan Ni Made Dwiyanti (kiri) tampil dalam babak final ganda putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (29/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda

Suara.com - Bukan sekedar olahraga, pencak silat juga dianggap sebagai salah satu jenis beladiri yang mengandung nilai-nilai seni tradisional Indonesia. Pencak silat diperkirakan mulai menyebar di Indonesia sejak abad ke-7 Masehi. Apakah kamu tahu sejarah pencak silat di Indonesia?

Secara lebih rincinya, hingga saat ini belum diketahui secara pasti awal mula munculnya pencak silat. Sebab, bela diri satu ini dikenalkan secara turun temurun dari mulut ke mulut antar satu daerah dengan daerah lain.

Salah satu legenda Minangkabau menyebutkan bahwa kesenian silat awalnya diciptakan oleh Datuk Suri di kaki Gunung Marapi, Sumatera Barat.

Keberhasilan penyebaran pencak silat di nusantara salah satunya dipengaruhi oleh penyebaran agama Islam pada abad ke 14. Tidak heran jika awalnya pencak silat diajarkan bersama dengan pelajaran agama di surau atau pesantren. Setelah itu, silat berkembang menjadi ilmu bela diri dan seni tari rakyat, hingga digunakan sebagai senjata perlawanan melawan penjajah Belanda.

Melihat pentingnya bela diri pencak silat bagi masyarakat, akhirnya pada 18 Mei 1948 terbentuklah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang di resmikan di Surakarta. Kini IPSI telah menjadi organisasi resmi pencak silat tertua yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Dengan terbentuknya IPSI, pencak silat berhasil diikutsertakan dalam kompetisi pertamanya di PON VIII pada 4-15 Agustus 1973 di Jakarta dengan 128 peserta yang terdiri atas 106 peserta laki-laki dan 22 peserta perempuan.

Kini, seni bela diri ini telah dikenal luas di negara lain seperti Nalaysia, Brunei hingga Thailand. Untuk mewadahi atlet-atlet pencak silat khususnya yang berada di Asia Tenggara, Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam bersama-sama mendirikan organisasi Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa atau Persilat dan turut serta dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara (Sea Games) sejak tahun 1987.

Berkat ketenaran Pencak Silat, pada 13 Desember 2019 lalu UNESCO menobatkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia (Intangible Cultural World Herritage). Melalui pengakuan ini, pemerintah Indonesia mengharapkan nantinya pencak silat dapat dipertandingkan dalam pertandingan tingkat Olimpiade sekaligus menjadi salah satu cara Indonesia lebih di kenal di kancah Internasional.

Seperti itulah penjelasan singkat sejarah pencak silat di Indonesia hingga mendapat mengakuan dari dunia.

baca juga

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah dan Cara Bermain Tolak Peluru

Sejarah dan Cara Bermain Tolak Peluru

Sport | Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:59 WIB

5 Lagu Daerah Terpopuler

5 Lagu Daerah Terpopuler

Entertainment | Kamis, 03 Desember 2020 | 18:20 WIB

Pola Lantai Tari Saman dan Maknanya yang Tersembunyi

Pola Lantai Tari Saman dan Maknanya yang Tersembunyi

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 19:42 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×