Sejarah dan Cara Bermain Tolak Peluru

Rifan Aditya Suara.Com
Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:59 WIB
Sejarah dan Cara Bermain Tolak Peluru
Atlet Indonesia Suparniyati (kanan) dan Tiwa meluapkan kegembiraan seusai bertanding pada babak final para atletik nomor tolak peluru F20 putri Asian Para Games 2018 di Stadion Utama GBK, Jakarta, Senin (8/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Apakah kalian tahu bagaimana sejarah dan cara bermain tolak peluru? Simak penjelasanya berikut

Tolak peluru merupakan suatu bentuk olahraga yang mengandalkan gerakan menolak atau mendorong bola yang terbuat dari logam menyerupai peluru, dengan menggunakan satu tangan dengan tujuan mencapai jarak lemparan sejauh-jauhnya. Olahraga satu ini dipercaya telah ditemukan sejak zaman Celtic Kuno dan mulai dikompetisikan pada tahun 1896 di Yunani.

Dalam tolak peluru dikenal tiga gaya penolakan yaitu gaya meluncur atau Glide, berputar atau spin serta samping atau klasik. Di Indonesia sendiri berat bola yang digunakan beragam tergantung gender pemain, untuk putri 4 kg sedangkan pria 7,25 kg.

Untuk menekuni olahraga satu ini tentu diperlukan postur tubuh yang apik serta penguasaan teknik dalam pelemparan bola yang cukup berat. Berikut merupakan cara dasar dalam bermain tolak peluru:

  1. Pastikan posisi badan berdiri tegap dengan membelakangi arah lemparan
  2. Pegang peluru menggunakan tangan kanan atau tangan yang terkuat dan letakan pada bahu
  3. Bungkukkan badan dengan salah satu tangan yang tidak memegang peluru lurus ke bawah
  4. Tekuk sedikit kaki kanan dan luruskan kaki kiri ke belakang
  5. Putar badan 180 derajat ke arah lemparan dengan jari-jari kaki kiri menempel di tanah
  6. Ketika memutar, posisi kaki kanan menolak untuk mendorong badan, selain itu pastikan saat memutar bersiap untuk melemparkan peluru sekuat tenaga.
  7. Sesudah menolak peluru, buat gerakan melompat untuk menukar posisi kaki kanan ke depan dan tarik kaki kiri ke belakang untuk menjaga keseimbangan

Namun sebelum itu, pastikan telah mengetahui dasar-dasar teknik memegang peluru, meletakkan peluru pada bahu serta teknik menolak peluru itu sendiri.

Saat memegang peluru pastikan jari-jari meregang memutari peluru. Lalu meletakkan peluru pada bahu pastikan siku tangan yang digunakan untuk memegang peluru agak dibuka di samping sedangkan tangan satunya rileks di samping badan.

Sedangkan untuk teknik menolak peluru pastikan posisi badan terakhir sebelum melempar sedikit membungkuk ke belakang dengan posisi satu kaki sebagai tumpuan tolakan. Di Indonesia, tolak peluru masuk ke dalam salah satu cabang olahraga atletik dan berada di bawah naungan organisasi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).

Demikian cara bermain tolak peluru dan sejarahnya yang perlu kalian ketahui.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Baca Juga: Teknik Dasar dan Peraturan Lari Jarak Pendek yang Perlu Dipahami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI