Demi Tambah Kuota, Tim Angkat Besi Ikut Dua Ajang Pra-Olimpiade Tahun Depan

Arief Apriadi

Sabtu, 12 Desember 2020 | 08:59 WIB
Demi Tambah Kuota, Tim Angkat Besi Ikut Dua Ajang Pra-Olimpiade Tahun Depan
Lifter putra Indonesia Rizky Juniansyah berhasil menyabet tiga medali emas pada ajang Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja Virtual 2020 di Lima, Peru, Minggu (15/11/2020).

Suara.com - Tim angkat besi Indonesia berencana untuk mengikuti dua kejuaraan Kualifikasi Olimpiade pada tahun depan. Hal itu demi menambah kuota atlet di pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Dua kejuaraan yang akan diikuti tim angkat besi Indonesia adalah Kejuaraan Dunia Junior di Jeddah, Arab Saudi pada 5-18 Maret dan Kejuaraan Senior Asia di Uzbekistan pada 15-25 April 2021, sebagaimana dilansir Antara.

Menurut Wakil Ketua Umum Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Djoko Pramono, peluang untuk menambah perwakilan ke Olimpiade Tokyo sangat terbuka lebar.

"Paling tidak, mereka bisa lolos dahulu. Syukur-syukur mereka bisa 'mencuri medali'," kata Djoko dalam rilis.

PABSI telah menyiapkan para lifter senior dan juniornya yang siap diturunkan pada kejuaraan itu.

Untuk lifter junior, PABSI rencananya bakal menurunkan Rizky Juniansyah yang tahun depan beralih ke level senior.

Sebelumnya, Rizky Juniansyah berhasil mempertahankan gelar juara dunia remaja melalui kejuaraan dunia remaja virtual di Peru, Oktober lalu.

Selain itu, Rizky akan ditemani oleh Rahmat Erwin Abdullah pada kelas yang sama, yakni 73 kg.

Menurutnya, prestasi para lifter junior itu sudah bisa dibilang cukup memuaskan karena mereka mampu bersaing ketat dengan para lifter seniornya.

baca juga

"Sepanjang tahun ini praktis mereka hanya berlatih saja karena minimnya event akibat pandemi COVID-19. Insya Allah mulai Januari tahun depan kami akan all out menghadapi beberapa event penting dalam rangkaian persiapan menghadapi Olimpiade Tokyo dan SEA Games Vietnam," kata Djoko.

Sementara itu, kejuaraan senior Asia di Uzbekistan akan diikuti dua lifter, yakni Triyatno(73 kg) putra dan Nurul Akmal (87+ kg).

“Saya liat sepanjang tahun ini total angkatan mereka selama berlatih cukup meningkat," ucap Djoko.

Sementara itu, pelatih kepala angkat besi Dirdja Wihardja mengatakan para lifter selama ini telah mengalami peningkatan dalam melakukan total angkatan dalam latihan.

"Progresnya sekitar 80 persen dan kami optimistis mampu menambah kuota atlet yang akan mendampingi Windy Cantika Aisyah dan Eko Yuli di Tokyo nanti melalui dua event itu," kata Dirdja.

Indonesia sudah memastikan dua wakil yang lolos ke Olimpiade Tokyo, yaitu Eko Yuli Irawan (kelas 61 kg) dan Windy Cantika Aisyah (49 kg).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhak Atas Perak Olimpiade 2012, Bonus Rp 400 Juta Menanti Citra Febrianti

Berhak Atas Perak Olimpiade 2012, Bonus Rp 400 Juta Menanti Citra Febrianti

Sport | Kamis, 10 Desember 2020 | 23:33 WIB

Antisipasi Covid-19, Masa Tinggal Atlet di Olimpiade Tokyo Dipersingkat

Antisipasi Covid-19, Masa Tinggal Atlet di Olimpiade Tokyo Dipersingkat

Sport | Selasa, 08 Desember 2020 | 07:34 WIB

Olimpiade Tokyo: Atlet Wajib Dites Virus Setiap 4-5 Hari Sekali

Olimpiade Tokyo: Atlet Wajib Dites Virus Setiap 4-5 Hari Sekali

Sport | Kamis, 03 Desember 2020 | 04:00 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×