Suara.com - Pol Espargaro geram dengan cara Honda untuk mengembangkan motornya. Pembalap Honda ini membocorkan ke publik bagaimana mereka melakukan riset dalam pengembangan motor.
Dalam hal ini, Pol mengungkapkan kalau tiap pembalap Honda ternyata menggunakan motor yang 'berbeda'.
Pembalap tim LCR Honda, Takaaki Nakagami, memilih memakai sasis lama versi 2020 dan bisa finis keempat pada balapan kemarin.
Sedangkan Alex Marquez, bahkan sudah sejak awal musim memilih untuk tetap memakai sasis 2020.
Pol Espargaro dan Marc Marquez tetap memakai sasis 2021, tapi sebenarnya tiap motor sangat berbeda karena banyaknya variasi part yang diberikan Honda.
Hal ini pun membuat Pol bingung dengan cara Honda lakukan pengembangan motor di MotoGP.

"Kami semua masing-masing memakai paket yang berbeda. Marc memakai satu, aku memakai lainnya. Lalu pembalap tim satelit memakai yang beda lagi," kata Pol Espargaro dilansir dari Crash.
"Oke lah, hari ini ada tes dan mencoba beberapa hal berbeda, kita lihat apakah akan ada perkembangan. Karena sebenarnya kupikir, kami semua terlalu individualistis dan tidak bekerja seperti sebuah tim, dan hal ini membuat tim ini terluka. Dan ini tidak bagus," beber pembalap Honda tersebut.
Ia pun manambahkan kalau dengan cara seperti ini, Honda akan sulit menemukan paten terbaiknya.
Bukan tak mungkin, Honda bisa gagal dalam meraih gelar juara dunia di MotoGP 2021. Hal ini lantaran terlalu banyak variabel yang dibandingkan sehingga sulit untuk menentukan mana yang terbaik.
Lalu, apakah kritik dari Pol Espargaro ini didengar oleh Honda? Menarik ditunggu aksi selanjutnya.