alexametrics

KOI Yakin Jepang Bisa Gelar Olimpiade dengan Aman

Rully Fauzi
KOI Yakin Jepang Bisa Gelar Olimpiade dengan Aman
Logo Olimpiade 2020 Tokyo dipajang di luar Stasiun Tokyo, Jepang. [Charly TRIBALLEAU / AFP]

Hal ini disampaikan Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari.

Suara.com - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yakin Jepang mampu menggelar Olimpiade 2020 Tokyo dengan aman kendati masih ada ancaman nyata pandemi COVID-19.

Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari mengatakan panitia penyelenggara telah menyusun regulasi protokol kesehatan ekstra ketat guna memastikan keamanan seluruh kontingen yang datang.

Salah satu aturan yang wajib dipatuhi, yaitu pendataan aktivitas atlet yang harus diserahkan empat pekan sebelum keberangkatan hingga tes swab secara berkala.

“Terlepas dari isu yang beredar, NOC Indonesia percaya Tokyo mampu menyelenggarakan Olimpiade extraordinary ini dengan baik. Ketatnya prosedur prokes yang diberlakukan membuat kami tak pernah ragu mengirimkan atlet ke Olimpiade,” kata Oktohari dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Baca Juga: MotoGP Jepang 2021 Resmi Dibatalkan

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari berpose di kantornya di Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww/pri. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Pria yang akrab disapa Okto itu menyatakan keseriusan panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo semakin terlihat pada 30 hari jelang pembukaan pada 23 Juli 2021.

Panitia pun sudah memamerkan kesiapan Kampung Atlet sebagai tempat bagi 11 ribu atlet dari seluruh dunia. Fasilitas yang disediakan juga dinilai sangat baik, seperti ruang makan yang dibuka 24 jam dengan berbagai jenis makanan halal, vegetarian, hingga gluten-free.

Sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19, panitia juga menyediakan Fever Clinic bagi atlet-atlet yang memiliki gejala serta didiagnosis positif COVID-19 maupun orang-orang yang melakukan kontak erat dengan penderita COVID-19.

“Tokyo mengantisipasi segala kemungkinan. Atlet kita juga semua dalam kondisi baik. Perlu diingat juga, semua Kontingen Indonesia sudah vaksin. Insya Allah semua persiapan atlet Indonesia dalam kondisi baik sehingga mereka bisa berjuang maksimal bagi Merah Putih dan mempersembahkan medali bagi Indonesia,” tutur Okto.

Hingga saat ini, Indonesia sudah memastikan 28 atlet yang akan berkompetisi pada delapan cabang olahraga, yaitu bulu tangkis (11), atletik (2), panahan (4), menembak (1), dayung (2), angkat besi (5), surfing (1), dan renang (2).

Baca Juga: Profil Robin Gosens, Wing-back Atalanta Andalan Jerman di Euro 2020

Kontingen Merah Putih berpeluang menambah perwakilannya dari cabang senam dan voli pantai.

[Antara]

Komentar