Suara.com - PBSI memastikan Timnas Bulutangkis Indonesia dalam keadaan sehat dan siap berangkat ke Prefektur Kumamoto, Jepang, untuk menjalani training camp (TC) alias pemusatan latihan sebelum turun bertanding di Olimpiade 2020 Tokyo.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky memastikan 11 atlet bulutangkis Indonesia siap bertanding dalam Olimpiade Tokyo yang dimulai 23 Juli mendatang.
“Untuk persiapan, saya lihat semua pemain dan pelatih dalam keadaan baik dan fokus. Walaupun dengan keadaan sulit seperti ini, mereka tidak terganggu," kata Rionny seperti dikutip dari Antara.
"Kondisi semua juga sehat dan saya pastikan semua pemain siap bertanding. Saya juga pastikan Indonesia mengirim tim terbaik yang ada saat ini," sambungnya.
Timnas Bulutangkis Indonesia sudah menjalani serangkaian tes kesehatan, termasuk tes PCR berkala selama empat hari berturut-turut sejak Minggu (4/7/2021) lalu.
"Kami sudah jalani tes PCR, Puji Tuhan hasilnya bagus. Ini untuk pemenuhan syarat-syarat administratif," ungkap Rionny.
PBSI dalam pengumumannya juga merilis 25 nama yang terdiri dari pemain, pelatih, dan ofisial yang akan berangkat ke Jepang. Namun dari 25 nama ini tidak ada nama pelatih kepala ganda campuran, Richard Mainaky.
Sebagai gantinya, PBSI akan mengirimkan asisten pelatih Nova Widianto untuk mengawal Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti selama Olimpiade 2020.
Tim Indonesia dijadwalkan bertolak ke Prefektur Kumamoto Kamis (8/7/2021) malam pukul 23.15 WIB menggunakan maskapai Japan Airlines dengan nomor penerbangan JL5012 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Mereka akan transit terlebih dahulu di Bandara Haneda, Tokyo, selama sembilan jam sebelum melanjutkan penerbangan ke Kumamoto.
Berikut atlet dan ofisial Timnas Bulutangkis Indonesia yang akan berangkat ke Tokyo:
1. Jonatan Christie (Atlet)2. Anthony Sinisuka Ginting (Atlet)
3. Gregoria Mariska Tunjung (Atlet)
4. Marcus Fernaldi Gideon (Atlet)
5. Kevin Sanjaya Sukamuljo (Atlet)