alexametrics

Hadapi Laga Terakhir Grup A, Greysia / Apriyani Diminta Siapkan Mental

Rully Fauzi
Hadapi Laga Terakhir Grup A, Greysia / Apriyani Diminta Siapkan Mental
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (belakang) melakukan pukulan dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putri dengan pasangan Indonesia Greysia Polii (depan) melawan Lee Meng Yean dan Chow Mei Kuan dari Malaysia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Sabtu (24/7/2021). [Alexander NEMENOV / AFP]

Pelatih ganda putri, Eng Hian meminta anak-anak asuhnya untuk fokus.

Suara.com - Pelatih ganda putri tim bulutangkis Indonesia, Eng Hian meminta agar pasangan Greysia Polii / Apriyani Rahayu mempersiapkan mental mereka menghadapi wakil Jepang, Yuki Fukushima / Sayaka Hirota pada laga terakhir penyisihan Grup A bulutangkis Olimpiade 2020 Tokyo, Selasa (27/7/2021).

Selain itu, pelatih yang akrab disapa Koh Didi itu juga mengingatkan agar anak didiknya itu dapat menjaga ekspektasi dalam setiap pertandingan yang mereka jalani.

"Buat besok, yang penting siap mental saja. Siap capek dan jangan lupa, harus jaga ekspektasi. Kalau masalah strategi, itu tidak perlu dibahas,” kata Koh Didi dalam rilis Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Pada laga nanti, Greysia / Apriyani yang menempati peringkat keenam dunia itu akan berhadapan dengan Fukushima / Hirota yang merupakan ganda putri nomor satu dunia. Lawan yang tak mudah bagi pasangan Indonesia tersebut.

Baca Juga: Hendra / Ahsan Waspadai Ganda Putra Korsel di Laga Pamungkas Grup D

Sementara itu, sebelumnya pada Senin (27/7/2021) sore Greysia / Apriyani menaklukkan pasangan asal Inggris, Chloe Birch / Lauren Smith dalam dua gim langsung dengan kedudukan 21-11, 21-13.

“Bagi saya, penampilan Greysia / Apriyani tidak spesial sebenarnya (melawan ganda putri Inggris). Saya lebih yakin bahwa memang performa lawan yang sedang tidak normal, tidak seperti mereka (Birch / Smith) yang biasanya,” ujar Koh Didi.

Pria berusia 44 tahun itu pun mengaku kaget melihat penampilan pasangan Inggris tersebut. Menurut dia, Birch / Smith kemungkinan besar merasa tegang atau berada di bawah tekanan, sehingga permainan mereka tidak lepas.

“Saya agak kaget juga melihat penampilan lawan karena tidak seperti performa normal mereka. Saya pikir mereka agak tegang atau karena ada pressure (tekanan), karena di pertemuan-pertemuan sebelumnya, kalau ketemu mereka, pasti selalu berakhir dengan skor ketat,” ungkap Koh Didi.

Dari segi peringkat, Greysia / Apriyani memang jauh lebih diunggulkan, sedangkan Birch / Smith saat ini menempati rangking ke-14 dunia.

Baca Juga: Olimpiade Tokyo: Novak Djokovic dan Naomi Osaka Melaju, Peluang Sabet Emas Terbuka

Sebelum Olimpiade Tokyo, kedua pasangan itu sudah bertemu di empat turnamen terdahulu, dan Greysia / Apriyani menyapu bersih empat kemenangan.

Komentar