alexametrics

Top 5 Sport: 6 Potret Melati Daeva Oktavianti di Luar Lapangan, Cantiknya Kelewatan!

Reky Kalumata
Top 5 Sport: 6 Potret Melati Daeva Oktavianti di Luar Lapangan, Cantiknya Kelewatan!
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti saat memainkan laga simulasi Olimpiade Tokyo di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (17/6/2021). [Dok. PBSI]

Saat Zheng/Huang 'Tertawa' di Atas Penderitaan Praveen/Melati

Suara.com - Melati Daeva Oktavianti merupakan salah satu pebulutangkis Indonesia yang berprestasi. Selain melejit karena prestasinya di olahraga tepok bulu, dara berusia 26 tahun ini juga terkenal akan parasnya yang cantik.

Sementara Pasangan ganda campuran China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong berhasil menyingkirkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di babak perempat final Olimpiade Tokyo 2020, Rabu (28/7/2021).

Berita di atas adalah dua dari lima berita olahraga yang menarik di kanal sport Suara.com, sepanjang Rabu (28/7/2021) yang kami rangkum di bawah ini:

1. 6 Potret Melati Daeva Oktavianti di Luar Lapangan, Cantiknya Kelewatan!

Baca Juga: The Daddies Buka Asa Indonesia Raih Emas Olimpiade Tokyo 2020 dari Cabang Bulutangkis

Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal ke semifinal BWF World Tour Finals 2020 setelah ditaklukkan pasangan Korea Selatan Seo Seung Jae/Chae Yujung dengan skor 10-21, 13-21 pada laga penyisihan terakhir Grup A di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Jumat (29/1/2021). (ANTARA/Badmintonphoto/BWF/Erika Sawauchi)
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal ke semifinal BWF World Tour Finals 2020 setelah ditaklukkan pasangan Korea Selatan Seo Seung Jae/Chae Yujung dengan skor 10-21, 13-21 pada laga penyisihan terakhir Grup A di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Jumat (29/1/2021). (ANTARA/Badmintonphoto/BWF/Erika Sawauchi)

Melati Daeva Oktavianti merupakan salah satu pebulutangkis Indonesia yang berprestasi. Selain melejit karena prestasinya di olahraga tepok bulu, dara berusia 26 tahun ini juga terkenal akan parasnya yang cantik.

Melati Daeva menjadi salah satu andalan Indonesia di sektor ganda campuran. Tercatat, sejak 2018 ia berpasangan dengan Praveen Jordan.

Baca selengkapnya

2. Saat Zheng/Huang 'Tertawa' di Atas Penderitaan Praveen/Melati

Pasangan ganda campuran China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong saat menghadapi wakil Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dalam laga perempat final Olimpiade Tokyo 2020, di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Rabu (28/7/2021). Pedro PARDO / AFP.
Pasangan ganda campuran China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong saat menghadapi wakil Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dalam laga perempat final Olimpiade Tokyo 2020, di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Rabu (28/7/2021). Pedro PARDO / AFP.

Pasangan ganda campuran China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong berhasil menyingkirkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di babak perempat final Olimpiade Tokyo 2020, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga: Gagal Raih Medali Olimpiade Usai Kalah Dari Thailand, Gregoria: Saya Tertekan

Zheng/Huang yang merupakan ganda campuran peringkat satu dunia, tak mengalami banyak hambatan sebelum menundukan wakil Indonesia dengan skor 21-17, 21-15 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo.

Baca selengkapnya

3. Lianne Tan, Pebulu Tangkis Belgia yang Disebut Cinlok dengan Pelatih Indonesia

Lianne Tan berpose dengan pelatih asal Indonesia di Olimpiade Tokyo. (Instagram/liannetan20)
Lianne Tan berpose dengan pelatih asal Indonesia di Olimpiade Tokyo. (Instagram/liannetan20)

Pebulu tangkis asal Belgia, Lianne Tan, menjadi sorotan publik Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Selain menjadi lawan tunggal putri Gregoria Mariska, Lianne Tann ternyata memadu kasih dengan pelatihnya yang merupakan orang Indonesia, Indra Bagus Ade Chandra.

Lianne Tan bertanding melawan Gregoria Mariska di matchday terakhir Grup M pada Rabu (28/7/2021). Dalam laga tersebut, Lianne Tan kalah dua set langsung dengan skor 11-21 dan 21-17 dari Gregoria.

Baca selengkapnya

4. Termasuk Ade Resky, Ini 3 Pebulutangkis Indonesia yang Pilih Bela Negara Lain

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Ade Resky Dwicahyo [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Ade Resky Dwicahyo [Humas PBSI]

Indonesia memang tak pernah kekurangan pebulutangkis hebat. Bahkan, itu membuat beberapa atlet yang memutuskan untuk memilih membela negara lain.

Hal ini karena mereka tak bisa bersaing dengan atlet-atlet Indonesia yang telah menjadi langganan pelatnas.

Baca selengkapnya

5. Profil Momiji Nishiya, Bocah 13 Tahun yang Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Skater Jepang, Momiji Nishiya. (JEFF PACHOUD / AFP)
Skater Jepang, Momiji Nishiya. (JEFF PACHOUD / AFP)

Berapa kejutan terjadi di Olimpiade Tokyo 2020, salah satunya hadir dari atlet berusia 13 tahun asal Jepang, Momiji Nishiya, yang sukses meraih medai emas.

Emas didapatkan wakil tuan rumah itu pada cabang olahraga skateboard putri. Torehan ini membuat Nishiya tercatat sebagai atlet termuda (13 tahun 268 hari) Jepang yang meraih medali emas di multi event terbesar se dunia itu.

Baca selengkapnya

Komentar