Cara Main Greysia-Apriyani Naikkan Semangat Indonesia Raih Emas Olimpiade Tokyo

Siswanto

Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:58 WIB
Cara Main Greysia-Apriyani Naikkan Semangat Indonesia Raih Emas Olimpiade Tokyo
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengalahkan ganda putri Korea Selatan Lee Sohee/Shin Seungchan dalam semifinal Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7/2021). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc]

Mereka seolah menyadari bahwa beban lebih besar ada pada pundak Lee Sohee dan Shin Seungchan, apalagi lawannya ini berperingkat lebih tinggi dari mereka. Greysia-Apriayani berperingkat 7, Lee Sohee/Shin Seungchan berperingkat 4.

Dalam Olimpiade Tokyo 2021 ini, banyak atlet unggulan yang terkapar sebelum berkesempatan menyelami laga beratmosfer medali emas, termasuk bulu tangkis.

Dua ganda putra Indonesia Marcus Fernaldo Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan yang masing-masing menjadi unggulan utama dan kedua dan tunggal putra unggulan utama Kento Momoto dari Jepang, adalah mereka yang tumbang sebelum mencapai partai puncak.

Nama-nama besar seperti Novak Djokovic dan Naomi Osaka dari tenis, Simone Biles dari senam yang tak kuat menanggung beban mental, atau judoka Prancis Teddy Riner yang meraih emas dalam dua olimpiade sebelumnya, tetapi harus puas dengan perunggu di Tokyo, adalah contoh-contoh lain para bintang yang tak memenuhi ekspektasinya.

Sebaliknya, perjalanan Greysia-Apriyani mencapai final sungguh meyakinkan, kalau tak bisa disebut istimewa, yang salah satunya ditempuh dengan menumbangkan unggulan utama Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota dari Jepang dengan 24-22, 13-21, 21-8.

Itu adalah satu dari dua pertandingan yang mereka akhiri dengan rubber game. Dan kedua laga yang berakhir rubber game itu berlangsung heroik.

Bahkan saat melawan pasangan China yang berperingkat satu tingkat di atas mereka, Du Yue/Li Yin Hui yang berperingkat enam, mereka bertarung lebih ketat sebelum mengakhirinya dengan 21-15, 20-22, 21-17 untuk mencapai semifinal.

Kemenangan atas Lee Sohee dan Shin Seungchan adalah kali ketiga Greysia dan Apriyani menang dengan dua game setelah menghentikan pasangan Malaysia Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean dengan 21-14, 21-17 dan kemudian ganda putri Inggris Cloe Birch dan Lauren Smith dengan 21-11, 21-13 pada fase grup.

Yang juga menarik dari cara ganda putri Indonesia memenangkan semua pertandingannya itu adalah teriakan Apriyani yang berkali-kali terlihat membuat semangat Greysia menjadi kian besar dan bahkan melecut adrenalinnya lebih kencang lagi sehingga bisa bertahan dalam setiap reli, sabar maledeni tekanan lawan, tapi sigap menusuk balik, untuk kemudian memenangkannya.

baca juga

Teriakan Apriyani juga membuat mereka yang menyaksikan laga mereka menjadi tersemangati dan tertular oleh spirit serta optimisme mereka yang kuat untuk menang.

Greysia berkali-kali tersenyum melihat tingkah Apriyani yang energik dan selalu berteriak panjang begitu mendapatkan poin, atau bahkan saat memulai serve atau menerima serve lawan.

Sudah dalam jangkauan

Teriakan Apriyani sepertinya mengendurkan syaraf-syarat tegang bukan saja dia, tapi juga pasangannya Greysia. Ini mungkin turut membunuh ketegangan tampil dalam pertandingan level tinggi.

Bahkan menjelang akhir gim pertama, Greysia terlihat menantang Apriyani untuk lebih bersemangat lagi sambil bergerak agak meloncat.

Senyum yang kadang diselingi tawa, terlihat dari muka Greysia melihat pasangannya berteriak sambil berlari-lari.

Teriakan Apriyani ini juga baik sekali dalam melepaskan beban agar tidak bernafsu segera mengakhiri laga, sebaliknya menjadi lebih sabar dan tetap memelihara fokus dan konsentrasi, selain menikmati pertandingan.

Dalam partai-partai level puncak kerap faktor-faktor yang lebih menyangkut mental seperti ini bisa sangat menentukan dan menjadi imbuhan sangat penting untuk teknik dan keterampilan bermain, apalagi pertandingan tak dilangsungkan di bawah hiruk pikuk penonton karena pandemi membuat semua arena Olimpiade terlarang didatangi penonton, kecuali sesama atlet, ofisial atau orang-orang terkait langsung Olimpiade.

Teriakan bisa menjadi salah satu cara atau bahkan senjata dan strategi dalam merusak konsentrasi lawan, sekalipun Apriyani jelas terlihat hanya ingin dia dan pasangannya tetap positif, semangat dan fokus di lapangan.

Dengan cara bermain seperti ini, dan bagaimana mereka selalu menjadi pihak yang paling menikmati pertandingan sehingga bermain lebih lepas dari lawan-lawannya yang malah membuat mereka terlihat lebih tangguh, bukan mustahil medali emas ganda putri menjadi milik Indonesia dan sekaligus mempertahankan tradisi emas Olimpiade.

Sejak Olimpiade Barcelona 1992 yang menjadi debut bulu tangkis dalam Olimpiade setelah sebelum itu menjadi cabang olah raga eksibisi, Indonesia selalu memperoleh medali emas, kecuali pada Olimpiade London 2012. Dan emas itu selalu datang dari bulu tangkis.

Pada Olimpiade Barcelona 1992 Indonesia memperoleh emas dari tunggal putra Alan Budikusumah dan tunggal putri Susi Susanti. Empat tahun kemudian di Atlanta, giliran ganda putra Rexy Mainaiky dan Ricky Subagja yang mempersembahkan medali emas.

Setelah itu pada 2000 di Sydney, ganda putra kembali mengalungkan medali emas kepada Indonesia lewat Tony Gunawan/Candra Wijaya, sedangkan empat tahun setelah itu di Athena 2004 medali emas disumbangkan oleh tunggal putra Taufik Hidayat.

Ganda putra kembali menjadi kontributor emas ketika Hendra Setiawan dan Markis Kido menjadi ganda putra terbaik dalam Olimpiade Beijing 2008.

Empat tahun setelah itu di London, bulu tangkis absen memberikan emas, sebelum ganda campuran Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad mempersembahkan emas dalam Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Kini, medali emas sudah dalam jangkauan Greysia dan Apriyani. Selain juga mungkin tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting yang lolos ke semifinal setelah menaklukkan Anders Antonsen dari Denmark.

Tapi tanpa semua itu pun Greysia dan Apriyani sudah menciptakan rekor dan mengajarkan perjuangan tak kenal menyerah yang tak hanya bisa mengantarkan mereka juara, tapi juga menjadi inspirasi siapa pun. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?

Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:25 WIB

PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya

PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:09 WIB

Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026

Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026

Sport | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:33 WIB

Pelatih Ganda Putra Indonesia Pasang Target Juara di Indonesia Open 2026

Pelatih Ganda Putra Indonesia Pasang Target Juara di Indonesia Open 2026

Sport | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:01 WIB

Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia

Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia

Sport | Rabu, 15 April 2026 | 11:27 WIB

Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani

Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani

Sport | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:27 WIB

All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan

All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan

Sport | Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:08 WIB

Tercipta All Indonesian Final, Sektor Ganda Putra Kunci Gelar Juara Thailand Masters 2026

Tercipta All Indonesian Final, Sektor Ganda Putra Kunci Gelar Juara Thailand Masters 2026

Sport | Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:49 WIB

Runner Up Lagi, Raymond/Nikolaus Gagal Putus Kutukan Ganda Putra di Istora

Runner Up Lagi, Raymond/Nikolaus Gagal Putus Kutukan Ganda Putra di Istora

Foto | Minggu, 25 Januari 2026 | 18:25 WIB

Kalahkan Unggulan Malaysia, Sabar/Reza Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026

Kalahkan Unggulan Malaysia, Sabar/Reza Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026

Foto | Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir

Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:57 WIB

Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026

Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:49 WIB

Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko

Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:46 WIB

Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026

Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:42 WIB

Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026

Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:39 WIB

Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1

Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:31 WIB

MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026

MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:25 WIB

Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras

Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:09 WIB

Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026

Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:42 WIB

Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia

Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:57 WIB