Kisah Greysia Polii di Olimpiade: Pernah Didiskualifikasi, Nyaris Pensiun, Kini ke Final

Rauhanda Riyantama, Arif Budi

Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:34 WIB
Kisah Greysia Polii di Olimpiade: Pernah Didiskualifikasi, Nyaris Pensiun, Kini ke Final
Ekspresi ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai memenangi pertandingan melawan ganda putri China Due Yue/Li Yin Hui dalam perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Selasa (27/7/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Suara.com - Perjalanan atlet ganda putri Indonesia, Greysia Polii, di Olimpiade sangat berliku. Pernah didiskualifikasi di Olimpiade London 2012, hampir pensiun usai gagal di Olimpiade Rio 2016, kini bersama pasangan mudanya, Apriyani Rahayu dia berhasil menembus partai final Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil melaju ke final Olimpiade Tokyo 2020 usai mengalahkan wakil Korea Selatan, So Hee-lee/Shin Seung-chan dengan skor 21-15 dan 21-11, Sabtu (31/7/2021).

Greysia/Apriyani dipastikan membawa pulang medali emas atau perak ke Indonesia usai partai final nanti dimainkan. Ini juga rekor baru bagi ganda putri Indonesia yang berhasil membawa pulang medali sepanjang gelaran Olimpiade.

Bagi Greysia Polii tentu prestasi ini sangat spesial mengingat perjuangannya sepanjang Olimpiade yang pernah diikutinya.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengalahkan ganda putri Korea Selatan Lee Sohee/Shin Seungchan dalam semifinal Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7/2021). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc]
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengalahkan ganda putri Korea Selatan Lee Sohee/Shin Seungchan dalam semifinal Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7/2021). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc]

Melihat sembilan tahun ke belakang, Gresya Polii harus mengalami pahitnya diskualifikasi. Saat itu, Greysia Polii masih berpasangan dengan Meiliana Jauhari.

Greysia Polii bersama Meiliana Jauhari didiskualifiasi pada Olimpiade London 2012 karena dianggap melanggar kode etik dengan sengaja mengalah di babak Grup C cabor bulu tangkis menghadapi wakil Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung.

Pasangan Indonesia ini disinyalir mengalah agar tidak bertemu dengan ganda putri Tiongkok kala itu, Wang Xiaoli/Yu Yang di babak perempatfinal. Mereka didiskualifikasi BWF dan tidak dapat melanjutkan perjuangan di Olimpiade London 2012.

Di edisi Olimpiade selanjutnya, nasib baik juga tidak memihak Greysia Polii. Pada Olimpiade Rio 2016, Greysia Polii berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari.

Awalnya, mereka sukses menjadi juara grup dan bertemu pasangan Tiongkok, Yu Yang/Tang Yuanting di babak perempatfinal. Hasilnya Nitya/Greysia langsung kalah dua set dengan skor 11-21 dan 14-21.

Pasca Olimpiade 2016, Nitya mengalami cedera serius dan harus pensiun. Hal itu ternyata juga memengaruhi Greysia Polii yang sempat berpikir untuk berhenti dari olahraga.

Akan tetapi, sang pelatih yang bernama Eng Hian dan keluarganya membujuk Greysia Polii agar terus bermain. Lalu, muncullah sosok Apriyani Rahayu yang dipasangkan dengan Greysia Polii.

Ekspresi ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai memenangi pertandingan melawan ganda putri China Due Yue/Li Yin Hui dalam perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Selasa (27/7/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Ekspresi ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai memenangi pertandingan melawan ganda putri China Due Yue/Li Yin Hui dalam perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Selasa (27/7/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

"Pada 2017 saya di tim nasional dan ingin keluar ketika pasangan saya (Maheswari) cedera dan harus menjalani operasi. Tapi pelatih berkata tunggu sebentar dan bantulah pemain muda untuk bersinar dan dia (Apriyani) datang," cerita Greysia Polii seperti dikutip dari situs resmi BWF.

"Dia bangkit entah dari mana, pada 2017 ketika saya hendak pensiun usai Rio 2016. Saya tidak muda lagi, tapi akhirnya dia (Apriyani) bangkit, lama sekali menunggunya."

"Dan kemudian kami memenangkan Korea Open dan Thailand. Saya seperti, Ya tuhan, saya hars berlari selama empat tahun lagi!" tegasnya.

Greysia Polii juga mengenang bahwa momen pahitnya di Olimpiade London 2012 membantunya untuk tidak pernah berhenti bermimpi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Main Greysia-Apriyani Naikkan Semangat Indonesia Raih Emas Olimpiade Tokyo

Cara Main Greysia-Apriyani Naikkan Semangat Indonesia Raih Emas Olimpiade Tokyo

Sport | Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:58 WIB

Lolos Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriani: Kami Ingin Berikan yang Terbaik

Lolos Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriani: Kami Ingin Berikan yang Terbaik

Sumut | Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:58 WIB

Greysia/Apriyani Lolos Final Olimpiade Tokyo, Media Asing Langsung Heboh!

Greysia/Apriyani Lolos Final Olimpiade Tokyo, Media Asing Langsung Heboh!

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:44 WIB

Sejarah Bulutangkis Indonesia, Greysia/Apriyani Lolos ke Final Olimpiade Tokyo

Sejarah Bulutangkis Indonesia, Greysia/Apriyani Lolos ke Final Olimpiade Tokyo

Sumsel | Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:40 WIB

Olimpiade Tokyo: Kalahkan Wakil Korea Selatan, Greysia/Apriyani Melaju ke Final

Olimpiade Tokyo: Kalahkan Wakil Korea Selatan, Greysia/Apriyani Melaju ke Final

Sport | Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:44 WIB

Terkini

Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026

Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026

Sport | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:02 WIB

Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026

Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026

Sport | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07 WIB

Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan

Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan

Sport | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:27 WIB

Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026

Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026

Sport | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:29 WIB

Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor

Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor

Sport | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:40 WIB

Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback

Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback

Sport | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:44 WIB

Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh

Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh

Sport | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:29 WIB

Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina

Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina

Sport | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:15 WIB

Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026

Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026

Sport | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:29 WIB

Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!

Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!

Sport | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:25 WIB