Carlo Paalam Sabet Perak, Filipina Geser Indonesia ke Posisi 51 Perolehan Medali Olimpiade

Syaiful Rachman Suara.Com
Sabtu, 07 Agustus 2021 | 15:40 WIB
Carlo Paalam Sabet Perak, Filipina Geser Indonesia ke Posisi 51 Perolehan Medali Olimpiade
Sebuah nampan medali yang akan digunakan untuk upacara kemenangan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 ditampilkan selama acara pembukaan di Ariake Arena di Tokyo, Jepang, Kamis (3/6/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/Pool/WSJ/sa/am. (ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/ISSEI KATO)

Suara.com - Filipina menggeser Indonesia dalam daftar peringkat perolehan medali Olimpiade Tokyo setelah petinju Carlo Paalam meraih perak di kelas terbang (48-52kg) putra di Kokugikan Arena, Sabtu.

Carlo Paalam kalah di final dari petinju Inggris Raya Galal Yafai, 1-4. Meski gagal mengukir sejarah sebagai petinju Filipina pertama yang meraih emas, hasil ini setidaknya membuat negaranya naik peringkat ke posisi 47 di Olimpiade Tokyo.

Petinju Filipina Carlo Paalam (kiri) meninju wakil tuan rumah Ryomei Tanaka (kanan) dalam laga semifinal tinju kelas terbang putra Olimpiade Tokyo di Kokugikan Arena, Tokyo, Jepang, Kamis (5/8/2021). ANTARA/REUTERS/Ueslei Marcelino
Petinju Filipina Carlo Paalam (kiri) meninju wakil tuan rumah Ryomei Tanaka (kanan) dalam laga semifinal tinju kelas terbang putra Olimpiade Tokyo di Kokugikan Arena, Tokyo, Jepang, Kamis (5/8/2021). ANTARA/REUTERS/Ueslei Marcelino

Secara keseluruhan, Filipina telah mengoleksi empat medali dengan rincian satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Dilansir situs resmi Oympics.com, Sabtu (7/8/2021), torehan tersebut sekaligus menjadikan Filipina sebagai wakil negara Asia Tenggara dengan raihan medali terbanyak di Olimpiade Tokyo.

Sementara Indonesia hingga berita ini diturunkan berada di urutan 51 dengan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Makin jauh dari target yang dicanangkan yakni masuk 40 besar.

Bahkan posisi Indonesia saat ini, tak lebih baik dari pencapaian di Olimpiade Rio de Janeiro yakni di urutan 46.

Adapun kiprah Filipina di Olimpiade Tokyo meningkat dibandingkan di Rio de Janeiro ketika hanya meraih satu perak dan finis di urutan 69.

Filipina sebelumnya membuat sejarah di Olimpiade Tokyo dengan raihan emas pertama melalui lifter Hidilyn Diaz yang turun pada cabang olahraga angkat kelas 55kg putri.

Sementara sisa medali yang diraih di Filipina di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut berasal dari cabang olahraga tinju. Selain Carlo Paalam, Nesthy Petecio juga sukses mengukir sejarah sebagai petinju putri Filipina pertama yang meraih perak di kelas bulu (54-57kg). Adapun perunggu diraih petinju Eumir Marcial yang turun di kelas menengah (69-75kg) putra. (Antara)

Baca Juga: Stoyka Krasteva Jadi Petinju Putri Bulgaria Pertama Juarai Olimpiade

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI