Profil Muhammad Fadli Imammuddin, Atlet Para Cycling yang Tak Pernah Menyerah

Syaiful Rachman | Suara.com

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 05:00 WIB
Profil Muhammad Fadli Imammuddin, Atlet Para Cycling yang Tak Pernah Menyerah
Atlet Paracycling Indonesia M. Fadli Imammuddin. [AFP]

Suara.com - Muhammad Fadli Imammuddin melewati perjalanan panjang sebelum menjadi atlet para cycling andalan Indonesia dalam berbagai kompetisi dunia, termasuk Paralimpiade Tokyo 2020 yang dijadwalkan bergulir 24 Agustus sampai dengan 5 September 2021.

Dia satu-satunya wakil Indonesia dari cabang olahraga para cycling dalam pesta olahraga terbesar di dunia untuk atlet difabel tersebut. Fadli diproyeksikan tampil pada nomor Men C4 (Individual Pursuit 4000).

Mungkin jauh sebelumnya, Fadli tak pernah membayangkan bisa mewakili Indonesia dalam Paralimpiade Tokyo karena sejatinya dia pebalap sepeda motor profesional.

Atlet Paracycling Indonesia M. Fadli Imammuddin. [AFP]
Atlet Paracycling Indonesia M. Fadli Imammuddin. [AFP]

Mari tengok perjalanan Fadli dari penunggang kuda besi hingga menjadi atlet para cycling kebanggaan Indonesia.

Kisah bermula ketika insiden tragis menimpa Fadli saat berlaga dalam Supersport 600 cc Asia Road Racing Championship (ARRC) di Sirkuit Internasional Sentul pada 7 Juni 2015.

Kala itu, Fadli menjadi terdepan pada race kedua. Selebrasi pun dilakukan sama seperti pembalap lainnya ketika merayakan kemenangan.

Naas bagi Fadli, momen indah itu seketika berubah petaka. Pebalap asal Thailand Jakkrit Sawangswat tiba-tiba melaju kencang dari arah belakang dan menghantam kaki kiri Fadli.

Insiden tersebut membuat Fadli harus dilarikan ke rumah sakit, bahkan harus naik meja operasi untuk menyelamatkan kaki kirinya. Setelah itu, dia menjalani proses pemulihan.

Namun semuanya tak berjalan mulus. Kondisi Fadli justru tak kunjung membaik. Hingga akhirnya, pria asal Cibinong, Bogor, Jawa Barat itu mengambil keputusan besar dalam hidupnya, mengamputasi kaki kirinya.

Keadaan yang benar-benar sulit. Fadli yang biasanya sangar saat menunggangi kuda besi, harus terbaring lemah dalam waktu yang tak singkat.

Fadli sendiri dalam beberapa kesempatan mengatakan tak mudah untuk bangkit. Terlebih harus menerima kenyataan menjalani kehidupan dengan satu kaki.

Meski begitu, Fadli tak menyerah. Dia memiliki keyakinan, semangat, dan motivasi. Terlebih, ketika itu lahir si buah hati. Dukungan dari orang-orang terdekat pun membuat Fadli bertekad bangkit.

Perlahan tapi pasti, Fadli mulai melanjutkan hidup. Dalam proses pemulihan, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah bersepeda.

Hingga akhirnya, jalan hidup mempertemukan Fadli dengan Raja Sapta Oktohari yang kala itu menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sports Sepeda Indonesia (PB ISSI).

Dia pun mendapat tawaran menjadi atlet paracycling Indonesia. Fadli tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Seperti salah satu caption yang tertulis dalam foto yang diunggah Fadli dalam Instagram.

"Kesempatan itu akan selalu ada. Semua itu tergantung kita, mau mengambilnya atau membiarkannya," kata dia dalam salah satu unggahan di Instagram.

Pebalap Paracycling Indonesia M. Fadli Imammuddin. ANTARA/HO/Instagram @mfadly43
Pebalap Paracycling Indonesia M. Fadli Imammuddin. ANTARA/HO/Instagram @mfadly43

Perjalanan Fadli di lintasan baru tak semudah membalikkan telapak tangan. Dia harus membiasakan diri mengayuh sepeda dengan kaki kiri buatan.

Namun berkat mental dan kegigihan,dia berhasil membuktikan semangat dan jati diri juara.

Debut dalam kompetisi balap sepeda terjadi ketika Fadli turun dalam ajang Asian Cycling Championships 2017.

Ketika itu, dia finis urutan keempat untuk kelas time-trial C4. Pencapaian luar biasa bagi seorang debutan.

Tak lama setelah itu, dia mewakili Indonesia dalam ASEAN Para Games Kuala Lumpur 2017 dan menyumbang dua perak dan perunggu.

Fadli kemudian bergabung dengan keluarga besar NPC Indonesia awal 2018 dengan masuk formasi Pelatnas Asian Para Games 2018 di Jakarta.

Dengan kegigihannya, dia kembali membuat Indonesia bangga dengan menyumbang satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Sejak itu pula, pundi-pundi medali dia persembahkan untuk Merah Putih dari berbagai ajang internasional. Hal ini terwujud berkat ketekunan dan usaha kerasnya selama ini.

Berdasarkan data UCI, pada 2019, Fadli sukses di sejumlah ajang seperti Track Asian Cycling-Paracycling Championship 2019 di Jincheon, Korea Selatan, dia menjadi juara pada dua nomor 1 km Time Trial C4 dan Individual Pursuit C4.

Di Thailand, dia juga sukses menjuarai lima nomor di Thailand Para Cycling Cup Track dan Road 2019.

Kemudian juga menjadi yang terdepan dalam Asian Championship 2019 Road dan Track di Tashkent, Uzbekistan, untuk nomor Individual Time Trial C4 dan Individual Pursuit C4.

Tahun lalu, Fadli juga berhasil menjuarai Malaysian Para Cycling Track Championship untuk nomor 1 km Time Trial - C4.

Dengan segudang prestasi tersebut, Fadli membuktikan tak ada batasan merengkuh prestasi dan mengharumkan Merah Putih di pentas dunia.

Sebagai seorang yang merasakan pahitnya kehidupan, Fadli kerap membagikan kisah inspiratifnya dalam beberapa kesempatan, termasuk dalam Instagram.

Dia selalu membagikan semangat positif bagi pengikutnya. Bukan hanya sekadar bualan, tapi Fadli telah membuktikan bahwa tak ada alasan dan batasan untuk meraih prestasi.

"Ketika kekurangan adalah peluang untuk menjadi kelebihan yang tidak dimiliki orang kebanyakan. Orang lain boleh meremehkan kita, itu hak mereka, tetapi kita tidak boleh meremehkan diri kita sendiri. Salam semangat buat teman-teman sesama disabilitas," kata Fadli dalam salah satu unggahan dalam Instagram yang dikutip Antara.

Selain aktif sebagai atlet para balap sepeda, Fadli juga masih aktif dalam dunia balap sepeda motor dengan menjadi instruktur Astra Honda Racing School dan juga 43 Racing School, sekolah balap khusus untuk pebalap berbakat berusia 20 tahun.

Berikut biodata singkat Muhammad Fadli Imammuddin:

Nama: Muhammad Fadli Imammuddin

Tempat, tanggal lahir: Bogor, 25 Juli 1984

Prestasi

Asian Para Games 2018 (satu emas, dua perak, satu perunggu)

ASEAN Para Games 2017 (dua perak, dua perunggu)

Sejumlah gelar lainnya:

Track Asian Cycling-Paracycling Championship 2019 di Jincheon, Korea Selatan
Juara klasifikasi umum - Men Elite - 1 km Time Trial - C4
Juara klasifikasi umum - Men Elite - Individual Pursuit - C4

Thailand Para Cycling Cup (Track) 2019 di Suphanburi, Thailand
Juara klasifikasi umum - Men Elite - Individual Pursuit - C4
Juara klasifikasi umum - Men Elite - 1 km Time Trial - C4

Thailand Para Cycling Cup (Road) 2019 di Suphanburi
Juara klasifikasi umum - Men Elite - Individual Time Trial - C4
Juara klasifikasi umum - Men Elite - Individual Road Race - C4
Juara klasifikasi umum - Men Elite - Combined Classification - C4

Malaysian Para Track I 2019
Juara klasifikasi umum - Men Elite - Individual Pursuit - C4

Malaysian Para Track II 2019
Juara klasifikasi umum - Men Elite - Individual Pursuit - C4
Juara klasifikasi umum - Men Elite - 1 km Time Trial - C4

Asian Championship 2019 (Road) di Tashkent
Juara klasifikasi umum - Men Elite - Individual Time Trial - C4

Asian Para Cycling Championships 2019 (Track)
Juara klasifikasi umum - Men Elite - Individual Pursuit - C4

Malaysian Para Cycling Track Championship (Track) 2020
Juara klasifikasi - Men Elite - 1 km Time Trial - C4

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reda Manthovani Bawa Indonesia Harum di Korea! Raih Gelar Grand Master Taekwondo Dunia

Reda Manthovani Bawa Indonesia Harum di Korea! Raih Gelar Grand Master Taekwondo Dunia

Sport | Jum'at, 23 Mei 2025 | 22:03 WIB

Raih Emas Paralimpiade, Annabelle Williams Ungkap Inspirasi Ketangguhan Bersama Mowilex

Raih Emas Paralimpiade, Annabelle Williams Ungkap Inspirasi Ketangguhan Bersama Mowilex

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2025 | 05:50 WIB

Kesulitan Sebut "Paralimpiade", Pidato Gibran di Hari Disabilitas Jadi Sorotan

Kesulitan Sebut "Paralimpiade", Pidato Gibran di Hari Disabilitas Jadi Sorotan

Tekno | Rabu, 04 Desember 2024 | 10:34 WIB

10 Tahun Jokowi, Indonesia Juara Umum Paragames Tiga Kali Berturut-Turut dan Raih Medali Emas di Dua Paralimpiade

10 Tahun Jokowi, Indonesia Juara Umum Paragames Tiga Kali Berturut-Turut dan Raih Medali Emas di Dua Paralimpiade

Sport | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 13:41 WIB

Berlangsung di Solo, Indonesia Para Badminton International 2024 Naik Level 2

Berlangsung di Solo, Indonesia Para Badminton International 2024 Naik Level 2

Sport | Senin, 16 September 2024 | 13:53 WIB

Sikap Hormat! Raffi Ahmad dan Cipung Jongkok Ucapkan Selamat kepada Atlet Paralimpiade

Sikap Hormat! Raffi Ahmad dan Cipung Jongkok Ucapkan Selamat kepada Atlet Paralimpiade

Video | Kamis, 12 September 2024 | 05:05 WIB

Dukungan Besar! Raffi Ahmad Kucurkan Rp 500 Juta bagi Atlet Paralimpiade Indonesia 2024

Dukungan Besar! Raffi Ahmad Kucurkan Rp 500 Juta bagi Atlet Paralimpiade Indonesia 2024

Video | Rabu, 11 September 2024 | 21:05 WIB

Hore! Jokowi Guyur Bonus Atlet Peraih Medali Paralimpiade Paris: Emas Rp6 M, Perak Rp2 M, Perunggu Rp1 M

Hore! Jokowi Guyur Bonus Atlet Peraih Medali Paralimpiade Paris: Emas Rp6 M, Perak Rp2 M, Perunggu Rp1 M

News | Rabu, 11 September 2024 | 23:00 WIB

Raffi Ahmad Kasih Rp 500 Juta ke Atlet Indonesia yang Ikut Paralimpiade Paris 2024

Raffi Ahmad Kasih Rp 500 Juta ke Atlet Indonesia yang Ikut Paralimpiade Paris 2024

Entertainment | Rabu, 11 September 2024 | 09:56 WIB

Indonesia Torehkan Sejarah di Paralimpiade Paris 2024, 14 Medali Modal Menuju Los Angeles

Indonesia Torehkan Sejarah di Paralimpiade Paris 2024, 14 Medali Modal Menuju Los Angeles

Sport | Selasa, 10 September 2024 | 20:16 WIB

Terkini

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:30 WIB

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:25 WIB

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Sport | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:49 WIB

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB