Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Singgah di Machida Sebelum Menuju Kampung Atlet

Syaiful Rachman Suara.Com
Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:27 WIB
Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Singgah di Machida Sebelum Menuju Kampung Atlet
Tim para-bulu tangkis Indonesia mendarat di Haneda International Airport pada 19 Agustus 2021 pukul 6.50 waktu setempat. ANTARA/HO-NPC Indonesia

Suara.com - Tim para-bulu tangkis Indonesia singgah terlebih dahulu di Machida sebelum menuju Kampung Atlet Paralimpiade Tokyo setibanya mereka di Jepang pada Kamis pagi waktu setempat.

Manajer para-bulu tangkis Indonesia Sapta Kunto Purnama mengatakan hal itu dilakukan untuk memberi kesempatan kepada atlet beradaptasi dengan suhu dan kelembaban udara di Negeri Sakura.

"Kami akan menjalani latihan di Machida terlebih dahulu sebelum bergabung dengan kontingen lainnya di Tokyo," kata Kunto dalam rilis NPC Indonesia, Kamis (19/8/2021).

"Dengan mengadakan latihan di Machida, diharapkan kondisi fisik atlet bisa beradaptasi dengan suhu dan cuaca saat pertandingan nanti,” tambahnya.

Machida, sebuah kota yang berjarak sekitar 45 km dari pusat kota Tokyo, bukanlah tempat baru bagi atlet para-badminton Indonesia. Pada 2017, skuad Merah Putih pernah melakukan pelatnas di Machida sebelum tampil di Kejuaraan Dunia.

"Semua atlet sudah cukup mengenal lingkungan dan cuaca di Machida. Bahkan ada beberapa warga di sini yang masih ingat dengan nama pemain kita,” ujar Kunto.

Selama di Machida, menurut dia, tim para-badminton menginap di Hotel Rembrant dan menjalani latihan di Machida Gymnasium hingga 25 Agustus.

Sehari kemudian, mereka akan bertolak ke Kampung Atlet Paralimpiade dan berlatih kembali di Bunkyo Sports Center sebelum berlaga di Yoyogi National Stadium mulai 1 September.

Para-bulu tangkis merupakan kloter kedua kontingen Indonesia yang bertolak ke Tokyo bersama dengan para-powerlifting. Namun pemberangkatan mereka dilakukan secara terpisah.

Baca Juga: Paralimpiade Tokyo: Persiapan Tim Para-renang Indonesia Terhambat

Para-badminton terbang lebih dulu ke Tokyo menggunakan maskapai All Nippon Airways (ANA) dengan nomor penerbangan NH836 dan tiba di Haneda International Airport pada 19 Agustus pukul 6.50 waktu setempat.

Setibanya di Jepang, mereka langsung menjalani PCR tes, yang kemudian diketahui semua hasilnya negatif. Setelah itu, mereka melakukan perjalanan selama 45 menit menuju Machida.

Sementara itu, para-powerlifting Indonesia memberangkatkan Ni Nengah Widiasih dan pelatih Yanti dengan maskapai yang sama dari Bandar Udara Soekarno-Hatta pada 19 Agustus pukul 6.15 WIB.

Mereka dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Narita, Tokyo pada pukul 15.50 waktu setempat dan langsung bertolak ke Kampung Atlet Paralimpiade. Ni Nengah Widiasih akan berlatih di Tokyo International Forum sebelum berlaga di tempat yang sama pada 26 Agustus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI