alexametrics

Bonus Menanti Petinju Kaltim Jika Raih Medali di PON Papua

Syaiful Rachman
Bonus Menanti Petinju Kaltim Jika Raih Medali di PON Papua
Manajer tim tinju Kaltim Ismail ( tengah) bersama tiga petinju, pelatih serta pengurus Pertina Kaltim di GOR Segiri, Samarinda (ANTARA/Arumanto)

Kaltim menurunkan tiga petinju di PON Papua.

Suara.com - Manajer tim tinju Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Ismail Bolong menjanjikan akan memberikan bonus kepada tiga petinjunya jika berhasil mendapatkan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

"Saya sudah menyiapkan bonus bagi yang dapat medali dari pribadi saya, apalagi bisa mendapatkan emas, dan bonus ini di luar dari bonus dari Pemerintah Provinsi Kaltim, untuk besarannya kita rahasiakan dulu," kata Ismail Bolong dalam acara syukuran jelang keberangkatan kontingen tinju di Sekretariat Pertina GOR Segiri, Samarinda, Rabu (22/9/2021).

Selain para atlet dan pelatih serta manajer, acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran pengurus Pertina Kaltim.

Ismail meminta kepada tiga petinju untuk fokus dalam pertandingan, mengingat pertandingan PON sudah mulai dekat dan para petinju akan segera menuju Papua.

Baca Juga: Berangkatkan Sembilan Pesilat ke PON XX Papua, KONI Sumbar Patok Target Dua Emas

"Saya hanya minta kalian fokus, fokus dan fokus. Targetkan emas dalam setiap pertarungan," kata Ismail Bolong.

Tiga petinju Kaltim yang akan berlaga di PON adalah Jihan kelas 45 Kg, Rahman Manurung kelas 81 Kg asal Kutai Kartanegara, dan Budi Gunawan kelas 49 Kg asal Mahakam Ulu.

"Kami berharap bisa mendapatkan satu medali emas, dan sangat bersyukur bila lebih dari itu," kata Ismail.

Pernyataan serupa disampaikan Plt Ketua Pengprov Pertina Kaltim Darmin Saleh Balfas, agar para petinju tak memikirkan hal lain di luar pertandingan.

Menurutnya dukungan luar biasa yang diberikan manajer, semakin memacu motivasi atlet untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Kaltim.

Baca Juga: Tim Pencak Silat Sumatera Barat Bidik Dua Medali Emas PON Papua

Dalam kesempatan ini, Ismail juga menyerahkan uang saku untuk petinjunya. Namun uang saku ini diperuntukkan untuk keluarga atlet, agar saat ditinggal nanti kebutuhan untuk di rumah atlet tetap bisa terpenuhi. [Antara]

Komentar