Sejarah Selebrasi Champagne dalam Ajang Balap MotoGP dan F1

Rifan Aditya

Minggu, 20 Maret 2022 | 08:43 WIB
Sejarah Selebrasi Champagne dalam Ajang Balap MotoGP dan F1
Sejarah Selebrasi Champagne dalam Ajang Balap MotoGP dan F1 - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (kiri), dan Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha) merayakan keberhasilan naik podium di seri terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (13/11/2016) [AFP/Javier Soriano]

Suara.com - Selebrasi Champage umumnya dilakukan dalam beberapa ajang balapan internasional seperti MotoGP dan F1. Seperti apa sejarah selebrasi champagne yang dilakukan dalam ajang kejuaraan balap internasional? 

Sejarah selebrasi champagne ini sebenarnya bukan baru-baru ini terjadi. Pembalap yang berhasil meraih podium 1, 2 dan 3 akan diberikan minuman beralkohol dengan botol berukuran besar. 

Champagne merupakan minuman alkohol yang disemprotkan oleh pembalap yang berhasil memenangkan ajang kejuaraan dan meraih podium. Masing-masing pembalap akan diberikan satu botol champage atau didebut juga dengan sampanye.

Pembalap akan menyemprotkan satu sama lain champagne yang ia dapatkan kemudian meminumnya sedikit. Hal ini dilakukan sebagai ungkapan rasa bahagia mereka karena berhasil menjadi juara. Lantas bagaimana sejarah selebrasi champagne itu? Simak penjelasannya berikut ini. 

Sejarah Selebrasi Champagne 

Awal mula tradisi pemberian champagne kepada pembalap bermula dari ajang balap F1 pada tahun 1950. Kala itu, Juan Manuel Fangio berhasil memenangkan F1 Perancis di Sirkuit Reims-Gueux sebagai juara 1. Salah satu produsen Sampanye terkenal di Paris, Moet et Chandon memberikan satu botol Champagne kepadanya. 

Tidak berhenti disitu, Moet et Chandon ternyata terus memberikan Champagne produksinya kepada setiap pemenang F1 seri selanjutnya. Hingga menjadi tradisi dalam ajang balap yang diselenggarakan setiap tahun itu. Para pembalap meminum champagne bersama di atas podium kala mereka mendapat juara. 

Sampai akhirnya tradisi memberikan champagne ini dibawa dalam ajang ketahanan Le Mans 24 Hours pada tahun 1967. Kala itu Daniel Sexton Gurney atau dikenal dengan Dan Gurney menjadi pemenang Le Mans 24 Hours.

Pembalap asal Amerika Serikat tersebut menjadi orang pertama yang menyeprotkan champagne kepada seluruh orang yang ada di sekitar podium sebagai ungkapan rasa senangnya. Dari situlah, ritual menyemprotkan champagne di atas podium menjadi tradisi disetiap ajang balap internasional. 

baca juga

Pada ajang balap F1, panitia menggunakan merek Carbon dengan kadar alcohol sebesar 12%. Untuk diberikan kepada setiap pembalap yang berhasil naik podium. Sesuai dengan namanya, minuman beralkoho itu berbalut karbon dengan cap ronde serta bendera negara dimana F1 kala itu digelar.

Satu buah botolnya dibanderol dengan harga 3.000 Dollar Amerika atau sekitar Rp 45 juta. Jika dikalikan dengan 3 pembalap maka akan menghabiskan Rp 135 juta untuk selebrasi champagne di F1. 

Sementara itu, dalam ajang balap MotoGP champagne yang diberikan bermerek Freixenet. Sebuah minuman yang terbuat dari Cava atau fermentasi anggur putih asal Spanyol.

Meskipun bahan utamanya terbuat dari anggur namun minuman ini juga memiliki aroma lain seperti melon, nanas, dan apel. Tidak diketahui secara pasti berapa harga satu botol Freixenet, namun diperkirakan harganya tidak kalah jauh dengan Carbon di F1. 

Sementara itu, selebrasi champagne tidak diadakan di negara-negara dengan budaya muslim yang begitu kental, seperti Qatar dan Abu Dhabi. Mereka akan mengganti sampanye beralkohol dengan minuman bersoda manis dengan aroma buah ataupun bunga. 

Demikian penjelasan mengenai sejarah selebrasi champagne dalam pagelaran ajang balap Internasional seperti F1 dan MotoGP. Semoga menambah wawasan dan pengetahuan Anda!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kursi Penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika Kosong Melompong, Warganet Heran: Kok Tiketnya Sold Out?

Kursi Penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika Kosong Melompong, Warganet Heran: Kok Tiketnya Sold Out?

Otomotif | Minggu, 20 Maret 2022 | 08:12 WIB

Menghabiskan Waktu dengan Main ATV di Desa Wisata Bilebante Lombok Tengah

Menghabiskan Waktu dengan Main ATV di Desa Wisata Bilebante Lombok Tengah

Video | Minggu, 20 Maret 2022 | 08:00 WIB

Link Live Streaming MotoGP Mandalika Hari Ini Live Trans7

Link Live Streaming MotoGP Mandalika Hari Ini Live Trans7

Sport | Minggu, 20 Maret 2022 | 08:00 WIB

Warm-up Menuju Race Day, Ini Jadwal MotoGP Mandalika 2022

Warm-up Menuju Race Day, Ini Jadwal MotoGP Mandalika 2022

Otomotif | Minggu, 20 Maret 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Siapkan Dana Rp1 Triliun, AMMN Gelar Buyback Saham

Siapkan Dana Rp1 Triliun, AMMN Gelar Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Heaven Scent Si Fiola Dupe Parfum Apa? Ini Aroma dan Ketahanannya

Heaven Scent Si Fiola Dupe Parfum Apa? Ini Aroma dan Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Teken MoU, Polri dan Gekrafs Sepakat Lindungi Karya Pelaku Ekonomi Kreatif

Teken MoU, Polri dan Gekrafs Sepakat Lindungi Karya Pelaku Ekonomi Kreatif

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:34 WIB

BSI Dorong Investasi SDM Lewat Beasiswa

BSI Dorong Investasi SDM Lewat Beasiswa

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Lee Jin Uk Konfirmasi Gabung Lim Yoona dalam Remake Drama Jepang Unnatural

Lee Jin Uk Konfirmasi Gabung Lim Yoona dalam Remake Drama Jepang Unnatural

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Bedak Mirabella Apakah Sudah BPOM? Cek Status Izin Edarnya

Bedak Mirabella Apakah Sudah BPOM? Cek Status Izin Edarnya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Dari 'Sus' hingga 'Delulu': Apakah Bahasa Gaul Mengancam Bahasa Indonesia?

Dari 'Sus' hingga 'Delulu': Apakah Bahasa Gaul Mengancam Bahasa Indonesia?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:18 WIB

OJK Ungkap Manipulasi Saham Masih Dominan Pelanggaran Pasar Modal

OJK Ungkap Manipulasi Saham Masih Dominan Pelanggaran Pasar Modal

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Dua Emiten Grup Salim INDF dan ICBP Mau Buyback Saham Rp750 Miliar

Dua Emiten Grup Salim INDF dan ICBP Mau Buyback Saham Rp750 Miliar

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:11 WIB

×