Pencak Silat Gagal Capai Target di SEA Games 2021, IPSI Segera Evaluasi Total

Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 19 Mei 2022 | 09:15 WIB
Pencak Silat Gagal Capai Target di SEA Games 2021, IPSI Segera Evaluasi Total
Pesilat Indonesia Riska Hermawan (kiri) dan Ririn Rinasih (kanan) berpose dengan medali emasnya yang diraih pada final Seni Ganda Putri Pencak Silat SEA Games 2021 Vietnam di Bac Tu Liem Sport Center, Hanoi, Rabu (11/5/2022). ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Suara.com - Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) akan melakukan evaluasi secara menyeluruh setelah gagal menunaikan target medali pada SEA Games 2021 Vietnam.

"Gagalnya terget karena peraturan baru. Dan peraturan belum disahkan di internasional dan di nasional juga belum pernah menerapkan. Kami akan evaluasi total," kata Wakil Ketua PB IPSI Erizal Chaniago seperti dilansir laman Kemenpora, Kamis (19/5/2022).

Pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-31, lanjut Erizal, pencak silat semula mencanangkan target empat medali emas. Namun dalam pelaksanaannya hanya satu atlet Indonesia yang menjadi yang terbaik. Dia adalah Riska Hermawan dan Ririn Rinasih yang turun pada nomor seni ganda putri.

Sedangkan secara keseluruhan pencak silat Merah Putih mengirim 21 nama. Selain satu emas, Indonesia juga membawa pulang empat perak dan tiga perunggu. Hasil ini menempatkan Indonesia di urutan kelima dalam perolehan medali pencak silat. Vietnam di urutan teratas dengan enam emas, dua perak, dan lima perunggu.

Pencapaian ini menurun dibanding SEA Games 2019 di Filipina yang kala itu Indonesia menempati posisi teratas dalam perolehan medali dengan membawa pulang 2 emas, 3 perak, dan 2 perunggu.

"Saya sebagai Wakil Ketua Umum PB IPSI mohon maaf kepada Kemenpora. IPSI sudah bekerja keras tapi belum bisa memenuhi target yang diberikan kepada IPSI," kata Erizal menambahkan.

"Secara atlet kami sudah yang terbaik dan ini adalah juara-juara Asian Games 2018 dan PON Papua. Selain itu, kami juga diberikan training camp jangka panjang oleh Kemenpora. Dan yakinlah kami akan memperbaiki hal-hal yang bersifat non teknis," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Erizal mengatakan ada sejumlah faktor yang disinyalir sebagai kecurangan. Pasalnya, beberapa atlet Tanah Air yang turun berlaga di SEA Games kali ini kerap mendapatkan ketidaksesuaian poin.

Tak jarang, Erizal menilai keputusan wasit justru tak wajar sehingga merugikan Indonesia secara sepihak.

"Contohnya seperti cara bantingan yang bergendong-gendongan seperti MMA itu diperbolehkan, jadi ciri khas pencak silat itu justru tergerus," ujar Erizal.

Khoirudin Mustakim, atlet pencak silat Indonesia yang turun di nomor laga kelas B putra mengatakan ia dan pelatih sempat heran ketika mendapat penalti dalam beberapa detik jelang laga usai.

"Mustakim melakoni pertandingan penentu dalam final nomor tanding 50-55 Kg menghadapi wakil Malaysia, Muhammad Khairi Adib. Tendangan keras Mustakim yang dilayangkan bukanlah menyasar area terlarang (leher) pesilat Malaysia ini tapi kita malah kena pinalti," kata Erizal.

Pengurangan poin tersebut tak dapat dikejar kembali oleh pesilat asal Klaten, Jawa Tengah tersebut, sehingga medali emas harus direlakan kepada Muhammad Khairi Adib yang sebelumnya tertinggal poin 50-59.

Berangkat dari hasil tersebut, Kemenpora dan IPSI akan melakukan evaluasi non-teknis. Erizal mengatakan pihaknya akan meneliti lebih jauh terkait regulasi yang ditetapkan saat ini, demikian Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong Pede Timnas Indonesia U-23 Libas Thailand, Sebut Piala AFF 2020 Beda dari SEA Games 2021

Shin Tae-yong Pede Timnas Indonesia U-23 Libas Thailand, Sebut Piala AFF 2020 Beda dari SEA Games 2021

Banten | Kamis, 19 Mei 2022 | 08:47 WIB

Profil Benjamin Davis, Gelandang Thailand yang Berkiprah di Liga Inggris

Profil Benjamin Davis, Gelandang Thailand yang Berkiprah di Liga Inggris

Bola | Kamis, 19 Mei 2022 | 09:00 WIB

Prediksi Timnas Indonesia U-23 vs Thailand di Semifinal SEA Games 2021 Sore Ini

Prediksi Timnas Indonesia U-23 vs Thailand di Semifinal SEA Games 2021 Sore Ini

Bola | Kamis, 19 Mei 2022 | 08:09 WIB

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Thailand di Semifinal SEA Games 2021 Sore Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Thailand di Semifinal SEA Games 2021 Sore Ini

Bola | Kamis, 19 Mei 2022 | 07:47 WIB

Yakin Kalahkan Thailand di Semifinal SEA Games, Shin Tae-yong: Kali Ini Berbeda

Yakin Kalahkan Thailand di Semifinal SEA Games, Shin Tae-yong: Kali Ini Berbeda

Riau | Kamis, 19 Mei 2022 | 07:31 WIB

Terkini

Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain

Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0

Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 06:56 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross

Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 19:16 WIB

Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua

Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 19:16 WIB

Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal

Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 15:42 WIB

Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026

Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 14:14 WIB

Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand

Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 12:53 WIB

Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!

Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 10:34 WIB

Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas

Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 07:09 WIB