Suara.com - Veddriq Leonardo, sang putra terbaik Indonesia, telah menorehkan sejarah baru dalam dunia panjat tebing. Dengan kecepatan kilat, ia berhasil merengkuh medali emas Olimpiade Paris 2024 pada nomor speed, mengungguli para pesaing tangguh dari berbagai negara.
Perjalanan Veddriq menuju podium tertinggi tak lepas dari perjuangan panjang dan penuh tantangan. Mulai dari babak kualifikasi hingga final, ia konsisten menunjukkan performa terbaiknya.
Kemenangan atas rekan senegara, pertarungan sengit melawan tuan rumah, hingga duel puncak melawan Wu Peng asal China, semuanya berhasil ia taklukkan.

Catatan waktu 4,75 detik yang dicetak Veddriq di final membuktikan dominasinya di nomor speed.
Selisih tipis 0,02 detik dari peraih medali perak semakin mengukuhkan posisinya sebagai atlet panjat tebing tercepat di dunia saat ini.
Siapa sangka, pemuda kelahiran Pontianak ini awalnya hanya seorang anak yang menyukai kegiatan alam bebas.
Ketertarikannya pada panjat dinding bermula dari coba-coba semata.

Namun, semangat dan kegigihannya membawa Veddriq pada pencapaian luar biasa.
Perjalanan Veddriq menuju puncak prestasi tentu tidak selalu mulus.
Ia harus menghadapi berbagai rintangan, mulai dari kurangnya fasilitas panjat di daerah asalnya hingga ketidaksetujuan orang tua.
Namun, dengan tekad yang kuat, Veddriq berhasil membuktikan bahwa mimpi bisa menjadi kenyataan.
Sejak bergabung dengan Pelatnas FPTI, prestasi Veddriq terus menanjak.
Medali perunggu di Kejuaraan Dunia ISFC, medali emas di Asian Games 2018, hingga pemecahan rekor dunia sebanyak empat kali adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasinya.
Karier Moncer
Sejak awal kariernya, Veddriq telah menunjukkan bakat luar biasa. Ia beberapa kali memecahkan rekor dunia, membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu pemanjat tercepat di planet ini.