Telan Rp100 Miliar, Arena Pacuan Kuda 'Hidup Lagi' di Pulo Mas Pasca Asian Games 2018

Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 23 April 2025 | 23:20 WIB
Telan Rp100 Miliar, Arena Pacuan Kuda 'Hidup Lagi' di Pulo Mas Pasca Asian Games 2018
Telan Rp100 Miliar, Arena Pacuan Kuda 'Hidup Lagi' di Pulo Mas Pasca Asian Games 2018. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Pembangunan kembali arena pacuan kuda di kawasan Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) kini resmi dimulai, menandai babak baru bagi olahraga berkuda pacu di Indonesia. Setelah vakum sejak revitalisasi untuk Asian Games 2018, fasilitas khusus untuk pacuan kuda akhirnya kembali direncanakan berdiri megah, dengan investasi fantastis yang mencapai lebih dari Rp100 miliar.

Revitalisasi pada 2016 lalu membuat kawasan Pulomas kehilangan lintasan pacuan kuda, yang sebelumnya menjadi pusat kegiatan olahraga berkuda di ibu kota. Namun, meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga ini memicu komitmen baru dari pemerintah dan pihak swasta untuk menghadirkan kembali arena yang layak dan bertaraf internasional.

Langkah konkret diwujudkan pada Rabu, 23 April 2025, melalui penandatanganan kerja sama antara PT Pulo Mas Jaya dengan PT Arena Pacu Nusantara (Sarga). Perjanjian ini mencakup pemanfaatan, pembangunan, serta pengelolaan fasilitas olahraga berkuda pacu di area JIEPP. Proyek besar ini ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun, dengan harapan bisa menggelar ajang pacuan kuda kelas dunia di awal tahun 2026.

Direktur Utama PT Arena Pacu Nusantara, Aseanto Oudang, menyatakan bahwa kolaborasi ini tidak hanya untuk membangun fisik arena, tetapi juga membuka peluang kerja sama investasi.

"Kami akan segera mulai pembangunan dan terus menjalin kemitraan dengan berbagai investor. Target kami adalah menggelar event internasional pada kuartal pertama 2026," ungkapnya.

Sambutan positif datang dari Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi). Ketua Umum PP Pordasi, Aryo Djojohadikusumo, menyampaikan bahwa komunitas pecinta pacuan kuda telah lama merindukan kehadiran lintasan di Pulomas. Ia pun menyebut bahwa inisiatif ini sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang mendukung pengembangan kembali olahraga pacuan kuda di kawasan tersebut.

Aryo menegaskan bahwa sebagai organisasi cabang olahraga, Pordasi berfokus pada pembinaan dan pengembangan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan mitra komersial seperti Sarga dinilai sangat penting untuk merealisasikan proyek ini.

"Perlu mitra-mitra strategis, mitra komersial seperti Sarga yang hari ini sudah menandatangani kerjasama dengan PT Pulo Mas Jaya...Jadi tugas kami di Pordasi, harapan teman-teman komunitas pacu akhirnya tersampaikan berkat dukungan antara swasta dan pemerintah dengan kami dari cabang olahraga," tuturnya dikutip Antara.

Menariknya, arena yang akan dibangun tak hanya mengusung standar internasional, tetapi juga menyajikan konsep futuristik berupa pertandingan malam hari. Arena ini akan dilengkapi sistem pencahayaan modern yang memungkinkan digelarnya night race, menjadikan pacuan kuda sebagai bagian dari dunia hiburan dan destinasi wisata.

“Pacuan malam hari akan menghadirkan nuansa berbeda, meningkatkan nilai hiburan dari olahraga berkuda pacu. Ini akan menjadikan arena sebagai destinasi sportainment yang dapat dinikmati secara langsung maupun lewat siaran televisi,” lanjut Aryo.

Dalam hal kapasitas, arena ini dirancang mampu menampung antara 6.000 hingga 8.000 penonton dengan tiket, dan tersedia pula area luas untuk penonton umum yang tidak dikenakan biaya.

“Fasilitas ini inklusif, dari tamu VIP hingga masyarakat umum. Bahkan, penonton gratis bisa mencapai puluhan ribu orang,” jelas Aryo.

Kehadiran lintasan pacuan ini akan melengkapi JIEPP sebagai pusat olahraga berkuda paling lengkap di Indonesia. Saat ini, JIEPP telah memiliki fasilitas equestrian, dan dalam waktu dekat akan diperluas untuk mendukung berbagai disiplin berkuda seperti memanah berkuda dan polo.

Direktur PT Pulo Mas Jaya, Robby Ferliansyah, menyatakan bahwa pengembangan ini bertujuan menjadikan JIEPP sebagai pusat pelatihan dan kompetisi untuk seluruh cabang olahraga berkuda di tanah air.

“Dengan fasilitas baru ini, JIEPP akan menjadi barometer perkembangan olahraga berkuda Indonesia berstandar internasional,” ujarnya optimistis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjaga Tradisi, Tingkatkan Prestasi: 10 Turnamen Pacuan Kuda Nasional Digelar Sepanjang 2025

Menjaga Tradisi, Tingkatkan Prestasi: 10 Turnamen Pacuan Kuda Nasional Digelar Sepanjang 2025

Sport | Minggu, 02 Februari 2025 | 20:13 WIB

Gandeng Pemerintah Prancis, Pordasi Target Lolos Olimpiade Los Angeles

Gandeng Pemerintah Prancis, Pordasi Target Lolos Olimpiade Los Angeles

Sport | Senin, 16 Desember 2024 | 13:42 WIB

Gelar Dressage dan Show Jumping, KHI Equestrian Cetak Sejarah di Yogyakarta

Gelar Dressage dan Show Jumping, KHI Equestrian Cetak Sejarah di Yogyakarta

Sport | Senin, 21 Oktober 2024 | 14:32 WIB

Terkini

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB