Pesona Kierana Alexandra, Atlet 17 Tahun Pembawa Bendera Indonesia di Penutupan SEA Games 2025

Arief Apriadi

Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:11 WIB
Pesona Kierana Alexandra, Atlet 17 Tahun Pembawa Bendera Indonesia di Penutupan SEA Games 2025
Arsip - Atlet dan ofisial kontingen Indonesia mengikuti defile dalam pembukaan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Selasa (9/12/2025). Indonesia mengirimkan 1.021 atlet dalam pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara yang berlangsung pada 9 hingga 20 Desember 2025 tersebut. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.
baca 10 detik
  • Atlet seluncur es Kierana Alexandra memimpin defile Indonesia pada penutupan SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.
  • Kierana, 17 tahun, menyumbang medali perak dan perunggu dalam debutnya pada ajang kompetisi regional tersebut.
  • CdM Bayu Priawan mengapresiasi seluruh tim, berharap capaian ini menjadi fondasi kuat bagi prestasi olahraga Indonesia selanjutnya.

Suara.com - Atlet ice skating berbakat, Kierana Alexandra Laut, mendapatkan kehormatan besar untuk memimpin defile Kontingen Indonesia dalam acara penutupan SEA Games 2025 Thailand di Rajamangala Stadium, Bangkok.

Sosok berusia 17 tahun ini dipercaya membawa bendera Merah Putih sebagai simbol munculnya generasi emas baru olahraga Indonesia di kancah Asia Tenggara pada Sabtu malam WIB.

Momen ini menjadi penutup manis bagi perjuangan para atlet ice skating Indonesia dan seluruh tim yang dipimpin Chef de Mission (CdM) Bayu Priawan Djokosoetono sepanjang kejuaraan berlangsung.

Kierana tidak dipilih tanpa alasan, mengingat ia tampil menonjol pada debutnya dengan menyumbangkan satu perak dari nomor short track speed skating mixed relay dan satu perunggu di nomor 1500 meter individual.

Gadis yang lahir dan besar di Kanada ini mengakui betapa ketatnya persaingan di level regional tersebut namun tetap mampu bertahan.

"Persaingannya sangat ketat dan tekanannya luar biasa. Tapi dukungan tim membuat saya percaya diri dan bisa bertahan," kata Kierana.

Dalam barisan defile tersebut, Kierana didampingi oleh sembilan atlet ice skating lainnya, ofisial, tim Headquarter (HQ), serta jajaran tim CdM.

Kibaran Merah Putih di stadion utama menjadi refleksi perjuangan keras para atlet Indonesia selama pesta olahraga Asia Tenggara ini digelar.

Meski sempat merasa gugup, Kierana mengaku sangat bangga bisa mewakili tanah leluhur orang tuanya yang memiliki latar belakang ibu asal Jember dan ayah asal Siantar.

baca juga

"Saya merasa sangat terhormat dipercaya membawa bendera Indonesia. Sempat nervous, tapi ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan," kata Kierana.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus membela Merah Putih di level internasional dan menjadikan ajang ini sebagai batu loncatan penting.

Targetnya pun tidak main-main, yakni membidik medali emas di masa depan serta bermimpi menembus panggung olahraga dunia, Olimpiade.

"Target ke depan tentu emas. Kami akan bekerja lebih keras. SEA Games ini membuktikan speed skating Indonesia punya kekuatan dan bisa menjadi langkah menuju Olimpiade," ujarnya.

Ia juga tak lupa berterima kasih kepada federasi dan tim pendukung yang solid mendampinginya.

"Yang terpenting bagi saya adalah bisa membuat Indonesia bangga," ujarnya.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen tim yang telah berjuang di Thailand.

"Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, tim HQ, jajaran CdM, serta para sponsor yang telah bekerja tanpa lelah. Capaian di SEA Games ini bukan semata soal medali, tetapi juga dedikasi dan kebanggaan membawa nama Indonesia," kata Bayu.

Bayu berharap pengalaman bertanding di SEA Games 2025 ini menjadi fondasi kuat bagi karier para atlet di masa mendatang.

"SEA Games ini adalah bagian dari sejarah olahraga nasional. Semoga semangat juang yang ditunjukkan para atlet menjadi fondasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan," ujarnya, demikian Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Apa yang Diukir Kontingen Indonesia usai Runner-up SEA Games 2025?

Sejarah Apa yang Diukir Kontingen Indonesia usai Runner-up SEA Games 2025?

Sport | Sabtu, 20 Desember 2025 | 21:22 WIB

Kontingen Indonesia Kemas 91 Emas di SEA Games 2025 Sukses Lewati Target Awal

Kontingen Indonesia Kemas 91 Emas di SEA Games 2025 Sukses Lewati Target Awal

Sport | Sabtu, 20 Desember 2025 | 19:50 WIB

Jangan Puas Runner Up di SEA Games 2025, Masih Ada Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028

Jangan Puas Runner Up di SEA Games 2025, Masih Ada Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028

Sport | Sabtu, 20 Desember 2025 | 17:20 WIB

Klasemen Akhir SEA Games 2025, Kontingen Indonesia Juara 2

Klasemen Akhir SEA Games 2025, Kontingen Indonesia Juara 2

Sport | Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:02 WIB

Sama-sama Gagal, Ini Beda Nasib Timnas Putri dan Putra di SEA Games 2025

Sama-sama Gagal, Ini Beda Nasib Timnas Putri dan Putra di SEA Games 2025

Your Say | Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:20 WIB

Terkini

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

×