Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas

Irwan Febri

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:44 WIB
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas
Sejumlah pebulu tangkis berlatih di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Bulu Tangkis di PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (8/2/2023). PP PBSI menyiapkan para pemain bulu tangkis Indonesia untuk menghadapi berbagai ajang turnamen internasional seperti All England 2023, SEA Games 2023, Piala Sudirman 2023, hingga Asian Games ke-19. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
baca 10 detik
  • PBSI menghapus pemulangan tahunan atlet Pelatnas mulai akhir 2025 untuk menjaga kesinambungan pembinaan nasional.
  • Evaluasi kinerja tetap berjalan melalui Key Performance Indicator (KPI) ketat yang berpotensi menyebabkan degradasi atlet.
  • Promosi atlet ke Pelatnas tetap dilaksanakan melalui Seleksi Nasional (Seleknas) yang diatur dalam PO Nomor 012 Tahun 2025.

Suara.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi menghapus mekanisme pemulangan dan pemanggilan atlet Pelatnas yang selama ini rutin dilakukan pada setiap akhir tahun. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pembinaan nasional.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Selasa, PBSI menyebut kebijakan ini mulai diberlakukan sejak akhir 2025. Langkah tersebut ditujukan untuk menciptakan stabilitas program latihan sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan berkelanjutan.

Keputusan itu diambil setelah Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur Pelatnas, performa atlet, kepadatan kalender kompetisi, serta efektivitas program jangka panjang.

Kepala Bidang Binpres PBSI Eng Hian menyebut padatnya agenda turnamen internasional yang sudah berlangsung sejak awal Januari menjadi salah satu faktor utama di balik kebijakan tersebut. Menurutnya, Pelatnas membutuhkan komposisi atlet yang stabil agar program latihan dapat berjalan optimal di tengah tuntutan kompetisi yang semakin tinggi.

Selama ini, mekanisme pemulangan dan pemanggilan atlet di akhir tahun digunakan sebagai bagian dari evaluasi rutin. Namun, PBSI menilai pola tersebut tidak lagi sepenuhnya selaras dengan kebutuhan pembinaan saat ini yang menitikberatkan pada kesinambungan program, terutama menjelang agenda kompetisi besar.

Eng Hian menegaskan, penghapusan mekanisme tersebut tidak berarti standar evaluasi atlet dilonggarkan. Penilaian tetap dilakukan secara ketat melalui indikator kinerja utama atau Key Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan oleh masing-masing pelatih.

“Evaluasi tetap berjalan. Jika atlet tidak mencapai KPI yang sudah ditentukan, maka akan terkena degradasi. Jangka waktu degradasi setiap atlet bisa berbeda, tergantung KPI yang berlaku bagi atlet tersebut,” kata Eng Hian.

Sementara itu, proses promosi atlet ke Pelatnas tetap mengacu pada Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI yang diselenggarakan setiap awal tahun. Jumlah atlet yang direkrut akan disesuaikan dengan kebutuhan Pelatnas serta kriteria yang ditetapkan oleh Bidang Binpres.

PBSI juga telah menetapkan Peraturan Organisasi (PO) Nomor 012 Tahun 2025 yang mengatur mekanisme rekrutmen, promosi, dan degradasi atlet serta pelatih Pelatnas. Dalam aturan tersebut, Seleknas diikuti oleh 16 atlet tunggal dan 16 pasangan ganda.

baca juga

Peserta Seleknas berasal dari juara Kejuaraan Nasional Taruna, atlet dengan peringkat nasional terbaik, serta atlet hasil pemantauan tim pemandu bakat yang memenuhi persyaratan administrasi dan verifikasi usia.

Melalui regulasi ini, PBSI berharap sistem pembinaan dan rekrutmen atlet maupun pelatih dapat berjalan lebih transparan, objektif, dan profesional. Setiap keputusan diharapkan sepenuhnya berbasis kinerja dan evaluasi yang terukur.

PBSI menargetkan kebijakan tersebut mampu menjaga konsistensi prestasi bulu tangkis Indonesia di level Asia dan dunia, termasuk pada Kejuaraan Dunia, Piala Thomas dan Uber, serta Olimpiade Los Angeles 2028.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gregoria Ajukan Protected Rank 1 Tahun, Putri KW Berjuang Sendiri di 2026?

Gregoria Ajukan Protected Rank 1 Tahun, Putri KW Berjuang Sendiri di 2026?

Your Say | Kamis, 01 Januari 2026 | 09:43 WIB

Gregoria Jalani Masa Pemulihan, PBSI Pastikan Pendampingan Medis hingga Psikologis

Gregoria Jalani Masa Pemulihan, PBSI Pastikan Pendampingan Medis hingga Psikologis

Sport | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:27 WIB

BWF Resmi Beri 'Protected Ranking' untuk Gregoria Mariska Tunjung

BWF Resmi Beri 'Protected Ranking' untuk Gregoria Mariska Tunjung

Sport | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:11 WIB

9 Turnamen Bulu Tangkis Internasional yang Digelar di Indonesia pada 2026

9 Turnamen Bulu Tangkis Internasional yang Digelar di Indonesia pada 2026

Sport | Senin, 29 Desember 2025 | 09:39 WIB

Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026

Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026

Sport | Senin, 29 Desember 2025 | 07:50 WIB

Terima Bonus Rp2 Miliar, Alwi Farhan akan Investasikan untuk Beli Tanah hingga Rumah

Terima Bonus Rp2 Miliar, Alwi Farhan akan Investasikan untuk Beli Tanah hingga Rumah

Sport | Selasa, 16 Desember 2025 | 12:02 WIB

SEA Games 2025: Bulu Tangkis Indonesia Sabet Gelar Maksimal di Tunggal Putra

SEA Games 2025: Bulu Tangkis Indonesia Sabet Gelar Maksimal di Tunggal Putra

Your Say | Selasa, 16 Desember 2025 | 10:59 WIB

Borong Prestasi di SEA Games 2025, Panjat Tebing dan Bulu Tangkis Jadi Juara Umum

Borong Prestasi di SEA Games 2025, Panjat Tebing dan Bulu Tangkis Jadi Juara Umum

Sport | Senin, 15 Desember 2025 | 11:56 WIB

Terkini

Dosen UGM Sebut Sistem Desil Bansos Hanya Alibi Pemerintah Kurangi Bantuan Akibat Defisit Fiskal

Dosen UGM Sebut Sistem Desil Bansos Hanya Alibi Pemerintah Kurangi Bantuan Akibat Defisit Fiskal

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:21 WIB

Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo

Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:19 WIB

55 Warga Malaysia Hilang Kontak di Tengah Banjir Bandang Nepal

55 Warga Malaysia Hilang Kontak di Tengah Banjir Bandang Nepal

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:17 WIB

Nike Pegasus Vs Adidas Ultraboost, Mana yang Lebih Mantap untuk Lari?

Nike Pegasus Vs Adidas Ultraboost, Mana yang Lebih Mantap untuk Lari?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Transaksi Digital via BRImo di Modinity WHS 2026, Dapatkan Cashback hingga Tas Mewah

Transaksi Digital via BRImo di Modinity WHS 2026, Dapatkan Cashback hingga Tas Mewah

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Tok! Sardjito Resmi Jadi Bos Bursa Mineral OJK

Tok! Sardjito Resmi Jadi Bos Bursa Mineral OJK

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Nutrisi Keluarga Harus Tetap Optimal: Tips Bijak Belanja di Tengah Tekanan Ekonomi

Nutrisi Keluarga Harus Tetap Optimal: Tips Bijak Belanja di Tengah Tekanan Ekonomi

Health | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:13 WIB

6 HP untuk Live Streaming TikTok dan Shopee, RAM 8GB dan Baterai 5.000 mAh ke Atas

6 HP untuk Live Streaming TikTok dan Shopee, RAM 8GB dan Baterai 5.000 mAh ke Atas

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Akibat Desil Tak Akurat, Hati-hati Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!

Akibat Desil Tak Akurat, Hati-hati Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Sentil Fasilitas Mewah DPR, Aktivis Pati: Bapak Tetap Kaya Meski Ada Korupsi

Sentil Fasilitas Mewah DPR, Aktivis Pati: Bapak Tetap Kaya Meski Ada Korupsi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:11 WIB

×