- Tim nasional panjat tebing Indonesia mengirimkan 10 atlet terbaik untuk bertanding pada ajang World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis.
- Kejuaraan berlangsung pada 10-12 Juli 2026 dengan mempertandingkan disiplin speed dan lead melalui rangkaian babak kualifikasi hingga babak final.
- Partisipasi atlet Indonesia bertujuan mengumpulkan poin peringkat dunia serta menambah pengalaman bertanding dalam kompetisi panjat tebing skala internasional tersebut.
Suara.com - Tim nasional panjat tebing Indonesia resmi tiba di Prancis untuk berlaga pada ajang World Climbing Series Chamonix 2026.
Kejuaraan internasional yang berlangsung pada 10-12 Juli itu mempertandingkan dua disiplin, yakni speed dan lead, dengan Indonesia menurunkan 10 atlet terbaiknya.
Berdasarkan jadwal resmi penyelenggara sebagaimana dikutip dari Antara, perjuangan atlet Merah Putih akan dimulai dari babak kualifikasi nomor speed pada Sabtu (11/7) pukul 00.45 WIB.
Setelah itu, rangkaian pertandingan berlanjut ke babak kualifikasi nomor lead yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu pukul 15.00 WIB.
Jadwal Lengkap World Climbing Series Chamonix 2026
![Sabet Medali Emas di Kejuraan Dunia, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah [Instagram Desak Made]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/06/60665-atlet-panjat-tebing-indonesia.jpg)
Ketegangan diprediksi mencapai puncaknya saat babak final nomor speed digelar pada Minggu (12/7) pukul 03.00 WIB.
Sementara itu, nomor lead akan memasuki babak semifinal pada Minggu pukul 16.00 WIB.
Adapun final nomor lead dijadwalkan berlangsung pada Senin (13/7) pukul 02.30 WIB.
Tim pelatih telah menyiapkan program khusus agar para atlet tampil maksimal.
Khusus atlet nomor speed, rombongan langsung bertolak ke Chamonix usai menyelesaikan seri sebelumnya di Krakow, Polandia.
Fokus Adaptasi dan Pemulihan
Setibanya di Chamonix, tim Indonesia menjalani program pemulihan fisik selama dua hari, yakni pada 7 dan 8 Juli.
Program tersebut dinilai penting setelah para atlet menjalani jadwal kompetisi yang padat dan perjalanan panjang di Eropa.
Selain pemulihan, Veddriq Leonardo dan rekan-rekannya tetap menjalani latihan ringan serta beradaptasi dengan kondisi cuaca setempat.
PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirimkan total 10 atlet yang akan tampil pada dua disiplin berbeda.